Siswa SMK Makariwo Tobelo Temukan Anti Hipertensi dan Pencegahan Serangan Jantung pada Buah Orange

  • Bagikan
Ketua STIKMAH Tobelo, dr Arend Mapanawang bersama siswa SMK Makariwo Tobelo (Istimewa)

TOBELO – Siswa SMK Makariwo Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut), menemukan anti hipertensi dan pencegahan serangan jantung pada buah Orange yang dikenal di Halmahera sebagai makanan burung atau momordica cochinchinensis (Lour), spreng family Cucurbitaceae. Penemuan ini setelah dilakukan penelitian identifikasi pada buah Orange tersebut.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makariwo Halmahera (STIKMAH) Tobelo, dr Arend L Mapanawang mengatakan temuan siswa SMK Makariwo Jurusan Kesehatan ini akan dipatenkan dan diproduksi sebagai suplemen kesehatan anti hipertensi dan pencegahan serangan jantung atau nyeri dada (Angina Pectoris).

“Setelah dikirim uji laboratorium kesehatan di DKI Jakarta mengandung senyawa diltiazem yang selama ini dipakai untuk hipertensi dan jantung,” kata Arend L Mapanawang kepada KabarMalut, Rabu (26/2/2020).

Temukan SMK Makariwo ini selain dipatenkan dan diproduksi sebagai suplemen kesehatan, Arend juga mengatakan temuan tersebut juga akan dikembangkan sebagai jamu untuk anti hipertensi dan angina pectoris.

“Program ini nanti kolaborasi dengan STIKMAH Tobelo dan PT HMS untuk industri UKOT herbal jamu suplement kesehatan. Dan ini langkah maju inovasi dari bangku SMA, SMK didorong dibekali sejak awal, sehingga nanti melanjutkan ke jenjang perkuliahan ke STIKMAH Tobelo sudah miliki pengetahuan riset,” tuturnya Arend.

hasil riset baik dari SMK Makariwo dan STIKMAH Tobelo ini kedepannya akan diproduksi di pabrik Herbalove.

“Herbalove akan memproduksi hasil-hasil riset baik dari SMK Makariwo dan STIKMAH Tobelo. Dan tidak menutup kemungkinan akan memproduksi hasil riset kampus lain yang masuk cluster Herbalove apabila sudah ada MoU dengan STIKMAH Tobelo,” tutupnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut