Penyidik Polda Malut Kumpul Alat Bukti Untuk Tetapkan Tersangka Penambangan Batu Angus

  • Bagikan
Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Alfis Suhaili (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) kembali melakukan pengumpulan alat bukti untuk menetapkan tersangka terkait kasus penambangan batu angus di Kelurahan Tabam Kecematan Ternate Utara, Kota Ternate.

“Penyidik sementara kumpulkan alat bukti siapa yang bakal jadi tersangka dalam kasus tersebut, jadi penyidik masih kumpul alat bukti pendukung itu ada lima pendukung alat bukti dalam KHUP yakni transaksi, saksi ahli, surat petunjuk dan keterangan tersangka,” kata Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Alfis Suhaili kepada KabarMalut, Selasa (3/3/2020).

Alfis menunturkan, kelima alat bukti tersebut, penyidik bakal kumpulkan yang mengarah kepada tersangaka. Sehingga penetapan tersangka berdasarkan alat bukti.

“Jika misalkan penyidikan untuk menetapkan tersangka itu berdasarkan alat bukti,” akunya.

Ini menyangkut Undang-Undang pertambangan dan adimistrasi, adimistrasi ini perlu polisi melakukan proses pemeriksaan secara detail.

“Apakah proses mendahului sebelum adanya aktifitas pertambangan atau ada proses yang perlu polisi dalami lagi,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut