Cantum Logo PDIP di Iklan Media Massa, PDIP Malut Kecam Tim Paslon Usman-Basam

  • Bagikan
Pengurus DPC PDIP Halmahera Selatan ketika menggelar Konferensi Pers (Istimewa)

LABUHA – Tim pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik dan Basam Kasuba (Usman-Basam) dikecam oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Maluku Utara (Malut). Kecaman dilakukan, karena Paslon Usaman-Basam mencantumkan logo PDIP sebagai salah satu partai pendukung dalam pemasangan iklan pada salah satu media massa.

DPD PDIP Malut bahkan telah menerbitkan bernomor: 33/IN/DPD-32/III/2020 dan disampaikan ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Halsel, untuk segera meminta kepada Paslon Usman-Basam agar segera mencopot logo PDIP pada iklan media massa tersebut.

Ketua DPC PDIP Halsel, Benyamin Hi Daud mengaku tidak pernah memerintahkan atau mengizinkan Tim Paslon Usman-Basam untuk menggunakan logo PDIP pada iklan yang dipasang di media massa. Sebab sejauh ini hanya melakukan komunikasi politik untuk Pilkada Halsel 2020.

“Kami hanya melakukan konsolidasi politik, dan sampai saat ini belum ada rekomendasi atau surat keputusan dari DPP PDI Perjuangan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Halsel,” kata Benyamin saat menggelar Konferensi Pers di Café Marimoi 21, Senin (9/3/2020).

Foto screenshot iklan pasangan Calon Bupati Halmahera Selatan Usman Hi Sidik dan Bassam Kasuba pada salah satu media massa (Istimewa)

Benyamin mengatakan sejauh ini DPC PDIP Halsel hanya menindaklanjuti instruksi DPP PDIP melakukan lobi-lobi politik bagi daerah yang belum memenuhi ambang batas, termasuk Kabupaten Halsel. Sehingga DPC PDIP Halsel melakukan komunikasi politik dengan partai koalisi pasangan Usman-Basam serta membangun komunikasi dengan partai politik lainnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDIP Halsel, La Jamra Hi Jakaria telah menyampaikan kepada tim pasangan calon Usman-Basam yang memasang iklan pasangan calon Usman-Basam, agar segera mencabut logo berlambang moncong putih tersebut, sebelum pihaknya mengambil langkah hukum terkait dengan masalah tersebut.

“Kami telah meminta kepada tim Usman-Basam, untuk segera mencopot logo PDI Perjuangan, jika tidak maka kami akan mengambil langkah hukum,” singkat La Jamra dengan tegas. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut