Tak Bisa Jalankan Tugas Karena Sakit, Pemda Pulau Taliabu Bakal Tunjuk Careteker Kades Penu

  • Bagikan
Kabag Tata Pemerintah Setda Pulau Taliabu,Moh Amrul Badal (Hamsan/KabarMalut)

BOBONG – Roda pemerintahan di Desa Penu Kecamatan Taliabu Timur, selama dua tahun terakhir dijalankan Sekertaris Desa (Sekdes), sebab Kades Penu Sudarmin Bentuni sedang mengalami sakit. Agar roda pemerintahan berjalan normal, Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Taliabu segera menunjuk careteker Kades.

“Jadi besok itu kami akan turun langsung ke Desa Penu untuk melihat kondisi Kades dulu, kalau memang kondisinya tidak ada perubahan alias belum membaik, maka kami akan langsung menunjukan caretaker di Desa Penu untuk menjalankan roda pemerintahan sementara sampai sampai ada Kades defenitif,” ungkap Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Pulau Taliabu, Moh Amrul Badal saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (10/3/2020).

Moh Amrul mengaku Pemda telah menyiapkan sejumlah nama untuk menjadi carateker Kades Penu yang berasal dari staf Pemerintah Kecamatan Taliabu Timur dan juga staf dari lingkup pemerintahan. Nama yang disiapkan bakal disodorkan ke masyarakat untuk menentukan siapa careteker Kades yang dianggap layak memimpin mereka.

“Jadi besok ini kami akan langsung buat pertemuan dengan seluruh masyarakat dan kami akan usulkan nama-nama yang akan menjadi careteker Kades Penu ini untuk dipilih langsung oleh masyarakat. Jadi nanti masyarakat yang akan tentukan siapa yang pas atau cocok untuk jadi careteker Kades Penu ini, intinya careteker Kades Penu itu akan lahir berdasarkan hasil musyawarah mufakat dari masyakat Desa Penu itu sendiri,” ungkapnya.

Terkait kondisi Kades Penu, Sudirman Bentuni yang menderita sakit bertahun-tahun lamanya, dinilai tidak efektif lagi dalam menjalan roda pemerintahan di desa. Meski demikian, Pemda dalam hal ini Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus telah memberikan kesempatan pada Sudirman untuk berobat, namun belum kunjung sembuh.

“Terakhir kemarin Camat melakukan monitoring dan dari hasil monitoring itu Camat menyampaikan bahwa kondisi Kades sudah tidak bisa dipertahankan lagi sebagai Kades, karena kondisinya sampai saat ini belum juga membaik. Makanya kami langsung mengambil langkah untuk menganti, karena hal ini juga akan sangat berpengaruh pada jalannya roda pemerintahan di desa, apa lagi saat ini Sekdes yang menjalankan roda pemerintahan desa kurang lebih dua tahun ini,jadi ya harus diganti,” tutupnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut