Warga Dufa-Dufa Tolak Sekolah SKB Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

  • Whatsapp
Warga RT 03 Kelurahan Dufa-Dufa memasang spanduk penolakan pasien Covid-19 masuk di SKB (Yasim/KabarMalut) 

TERNATE – Kelurahan Dufa-Dufa Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), menggelar aksi penolakan rencana pemerintah daerah menjadikan Sekolah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Ternate yang berlokasi di RT 03 Kelurahan Dufa-Dufa ini sebagai tempat isolasi bagi pasien virus corona atau Covid-19.

Dengan memasang sejumlah spanduk pada jalan masuk SKB, warga tidak menginginkan SKB dialihfungsikan sementara sebagai ruangan isolasi untuk pasien Covid-19. Aksi warga dilakukan setelah beredar informasi ada kunjungan Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba dan sejumlah pejabat ke SKB.

Salah satu warga Dufa-Dufa, Nahrawin Musafa mengatakan selama ini SKB selalu menerima pengungsi, namun kali ini menolak warga menolak SKB dijadikan tempat isolasi pasien virus Covid-19.

“Apapun alasannya kami tetap menolak SKB sebagai tempat isolasi pasien virus Covid-19,” kata Nahrawin saat diwawancarai, Rabu (25/3/2020).

Spanduk penolakan pasien Covid-19 juga terpampang di pangkalan ojek setempat (Yasim/KabarMalut)

Nahrawin menambahkan informasi yang mereka terima bahwa gubernur dan pejabat datang ke lokasi SKB tujuanya mengecek SKB yang hendak dijadikan tempat isolasi pasien covid-19. Hanya saja SKB berada di lingkungan padat pemukiman masyarakat sehingga warga menolak rencana itu.

“Di SKB ini pendidikan, bukan rumah sakit, di sana ada TK, tempat pelatihan dan itu ditujukan untuk sekolah, bukan orang sakit. Apapun alasannya kami tetap menolak,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah agar menempatkan ruang isolasi pasien Covid-19 di tempat yang jauh dari pemukiman jika ruang isolasi yang tersedia di Rumah Sakit tidak memadai atau tidak mampu menampung pasien. Para warga juga telah melakukan penyemprotan desinfektan di lingkungan SKB.

“Tadi kami menyomprot desinfektan pak gubernur juga sempat lihat, jadi kami menolak keras pasien Covid-19 masuk di SKB,” pungkasnya. (*)

Pos terkait