Kapal Peti Kemas Resmi Masuk Taliabu, Dishub Minta Masyarakat Bisa Manfaatkan

  • Bagikan
Kepal Dinas Perhubungan Pulau Taliabu, Abdul Kadir Nur Ali ketika mengecek kapal Peti Kemas yang baru bersandar dermaga (Hamsan/KabarMalut)

BOBONG – Kapal peti kemas resmi masuk beroperasi di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Taliabu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memanfaatkan dalam pengiriman barang.

Kepala Dishub Pulau Taliabu, Abdul Kadir Nur Ali mengatakan kapal peti kemas ini merupakan program pemerintah pusat, untuk menjawab seluruh kebutuhan masyarakat dari sisi transportasi laut.

“Kapal peti kemas sudah masuk dan dia sudah mulai beroperasi di Taliabu dengan rute Surabaya-Makassar-Taliabu terus balik Taliabu-Luwuk-Surabaya, satu bulan sekali tapi ini juga tergantung muatannya kalau muatannya banyak maka akan ditambah rutenya,” ungkap Abdul Kadir saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2020).

Masyarakat Pulau Taliabu diminta dapat memanfaatkan program pemerintah ini dengan baik. Terutama pada masyarakat yang hendak menjual hasil perkebunan seperti kopra, cengkeh, coklat (kakao), pala dan lain-lain, agar bisa memanfaatkan untuk dijual langsung ke Surabaya Provinsi Jawa Timur.

“Di Surabaya kan harganya aga tinggi di banding Luwuk, selain harga tinggi di Surabaya juga harga kebutuhan pokok masyarakat seperti Sembako dan alat elektronik lainnya juga murah. Jadi baiknya bawa hasil langsung ke Surabaya saja,” harapnya.

Abdul Kadir mengaku penggunaan fasilitas kapal peti kemas oleh masyarakat telah disubsidi oleh pemerintah. Sehingga harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dan disosialisasikan ke seluruh masyarakat untuk diketahui.

“Untuk Taliabu diberi subsidi pada masyarakat, jadi masyarakat harus manfaat kapal ini,” pungkasnya. (*)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut