STIKMAH Tobelo Jadikan Daun Pangi Sebagai Suplemen Anti Covid-19

  • Whatsapp
dr Arend L Mapanawang bersama Prof Tamrin Tomagola, Prof Tuty (guru besar UI ) dan mantan Kepala Lembaga Aickman DR Sangkot Marxuki exs Ketua AIPI (2008-2018) (Istimewa)

TOBELO – Sekolah Tinggi Kesehatan Makariwo Halmahera (STIKMAH) Tobelo Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, akan memfull up senyawa yang ada dalam daun pangi untuk dijadikan suplemen kesehatan anti Covid-19.

Ketua STIKMAH Tobelo, dr Arend L Mapanawang mengatakan selain dijadikan suplemen kesehatan anti Covid-19, daun pangi juga akan dijadikan bahan untuk vaksin Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Hari ini proposal kami telah dikirim ke Kemenristek Dikti dan kami juga sudah kontak dengan Wakil Komisi IX DPR-RI terkait dengan hal ini. Karena suplemen kesehatan anti virus ini sangat membantu pasien Covid-19,” kata Arend kepada KabarMalut, Jumat (10/4/2020).

Alumni UGM ini mengaku alasan daun pangi bisa dijadikan vaksin dan suplemen kesehatan anti virus Covid-19, karena 94,80 persen daya hambat virus tertinggi di dunia hanya ada di daun pangi setelah melewati uji klinik.

“Setelah melewati tahap klinik ternyata daun pangi memiliki daya penghambat virus tertinggi di dunia, selain golobe. Sementara bintang laut masih menunggu hasil uji lab invitro sebelum lanjut ke invivo,” tuturnya.

Arend berharap pemerintah pusat maupun daerah tidak perlu panik dan jauh-jauh memesan obat Covid-19 ke luar negeri karena obat yang dipesan belum tentu efektif.

“Obat yang kita pesan keluar negeri itupun masih tahap coba-coba yang digunakan senyawa derivat chloroquine dan lain-lain. Sementara yang perlu dikembangkan adalah suplement daun pangi dan golobe yang siap produksi bila pemerintah mengizinkan segera PT HMS Herbalove siap produksi masal untuk kepentingan pasien ODP, PDP dan tenaga medis,” tandasnya.

Untuk diketahui, golobe, daun pangi, dan bintang laut, semuanya sudah memiliki hak paten dan untuk rencana pengembangan vaksin Covid-19. STIKMAH Tobelo akan menggandeng NUS Singapura dan UKM Malaysia. (pn/*)

Pos terkait