Pemda Pulau Taliabu Alokasi Rp 35 M untuk Penanganan Covid-19

  • Bagikan
Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus bersama DPRD (Istimewa)

BOBONG – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Taliabu mengalokasikan anggaran penanganan Virus Corona (Covid-19) sebesar Rp 35 miliar. Hal ini diputuskan Pemda dan DPRD untuk membantu masyarakat dalam kurun waktu tiga bulan kedepan.

“Jadi terkait perkembangan covid-19 saat ini, berdasarkan hasil rapat terbatas antara Pemda dan DPRD kami telah mengambil langkah-langkah untuk membantu masyrakat secara langsung untuk tiga bulan kedepan,dan membeli alat-alat kesehatan,” kata Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus saat di wawancarai Minggu (12/4/2020).

Pemda juga bakal memberikan membantu Sembako secara langsung ke masyarakat berupa 20 karung beras per KK dan 5 kg gula per KK serta menggratiskan listrik berkapasitas 450 kwa dan diskon 50 persen bagi yang 900 kwa.

“PDAM selama 3 bulan mulai terhitung dari bulan Mei sampai dengan Juli juga digratiskan,” jelasnya.

Kesiapan anggaran sebesar Rp 35 miliar ini juga rencananya Pemda akan mengadakan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat tes covid-19.

“Paling lambat minggu depan itu APD dan alat tes itu sudah datang, karena untuk alat tes itu belinya di Belanda dan Cina, di Indonesia belum ada, kalau APD itu baru di Indonesia juga ada,” katanya.

Terkait instruksi pemerintah pusat melarang mudik bagi masyrakat di masing-masing daerah, Aliong mengaku Pemda Pulau Taliabu tetap memperbolehkan masyarakat untuk mudik.

“Kasiang kalau kami larang mereka untuk pulang juga pasti merek akan susah di daerah orang sana, apa lagi bagi mahasiswa pastinya meraka akan lebih susah. Jadi biar merek pulang saja dan berkumpul dengan keluarga di kampung, hanya saja nanti kami akan perketat pemeriksaan di pelabuhan, terutama yang dari Sulawesi Tenggara, kalau mereka tidak mau dites saat turun dari kapal, itu kasih pulang mereka saja jangan mau turun dari kapal dan akan dikarantina selama 14 hari,” pungkasnya.

Sementara pembagian bantuan langsung berupa Sembako kepada masyarakat akan dilakukan mulai Mei hingga Juli.

“Kalau memang kondisi covid-19 ini sudah dikatakan membaik oleh Pemerintah Pusat maka kami juga akan kasih stop bantuan ini, tapi kalau belum maka bantuan juga tetap berlanjut. Alhamdulillah Taliabu sampai dengan detik ini masih dalam kondisi aman dari Covid 19,” tuturnya.

Bupati mengimbau pada masyarakat Pulau Taliabu untuk tidak takut yang berlebihan.

“Kita tetap ikuti perintah pemerintah pusat namun tidak perlu panik takut yang berlebihan, karena banyak orang meninggal juga karena takut yang berlebihan jadi tidak perlu takut,” imbaunya. (*)
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut