Polisi Kirim SPDP Kasus Dugaan Penipuan Wakil Bupati Halut ke Kejati

  • Bagikan
Direktur Reskrimum Polda Maluku Utara, Kombes Pol Dwi Hindarwana (Yasim/KabarMalut) 

TERNATE – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara (Malut), telah melayangkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan penipuan yang melibatkan Wakil Bupati Halmahera Utara (Halut), Muhclis Tapi Tapi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut.

Direktur Reskrimum Polda Malut, Kombes Pol Dwi Hindarwana mengaku telah melayangkan SPDP ke Kejati Malut. Dengan demikian, maka terlapor yakni Wakil Bupati Halut Muhlis Tapi Tapi telah menjadi calon tersangka.

“Kasus tersebut (dugaan penipuan) jika sudah SPDP, berarti Wakil Bupati sudah jadi calon tersangka, tunggu penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi saja,” kata Dwi kepada kabarMalut di ruang kerjanya, Senin (13/4/2020).

Dwi mengatakan dalam lapor dan pemeriksaan korban Rizal Kibas, mengakui diduga telah ditipu olek terlapor (Muhclis Tapi Tapi) senilai Rp 8 miliar. Hanya saja dibantah pemeriksaan terhadap terlapor dibahtan nominal tersebut.

“Pengakuan dari terlapor tidak sampai seperti itu, nanti kita liat di akhir pemeriksaan karena masing-masing individu beda-beda,” singkatnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut