Cegah Covid-19, Karyawan PT NHM Wajib Jalani Karantina dan Ikut Masa Transit di Hotel

  • Whatsapp
Pemeriksaan rutin karyawan setiap hari oleh Tim Medis PT NHM (Istimewa)

TOBELO – Guna mencegah wabah virus corona (Covid-19) di kawasan pertambangan, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menerapkan strategi penanggulangan Covid-19 bagi karyawan dan mitra kerja yang tetap harus bekerja di kawasan tambang Gosowong, pihak perusahan mewajibkan menjalani karantina mandiri selama 14 dan mengikuti masa transit di sejumlah hotel yang telah disediakan perusahan.

Manajer Komunikasi PT NHM, Ramdani Sirait mengatakan manajemen PT NHM telah melaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Provinsi Maluku Utara mengenai strategi penanggulangan Covid-19 serta program yang telah dan sedang dilakukan sejak 27 Maret 2020. PT NHM telah memberlakukan isolasi kawasan tambang Gosowong dimana peraturan yang sangat ketat dilakukan untuk mereka yang bisa masuk dan keluar kawasan tambang.

“Seluruh karyawan dan mitra kerja yang diperlukan untuk bekerja, telah semuanya tinggal di kawasan tambang sehingga tidak perlu keluar masuk lagi. Namun, untuk menjaga agar operasional itu tetap harus berjalan, rotasi karyawan juga harus diatur dengan sangat baik agar tidak ada karyawan yang kelelahan, sehingga karenanya jadwal gilir kerja(roster) harus dilakukan dengan baik pula,” kata Ramdani dalam keterangan yang diterima KabarMalut, Senin (13/4/2020).

Dalam rangka pengaturan gilir kerja inilah, lanjut Ramdani, PT NHM membuat program pencegahan Covid-19 dengan baik, dimana setiap karyawan yang direncanakan kembali bekerja di kawasan tambang Gosowong, pertama karyawan yang bersangkutan harus melakukan karantina mandiri di rumah selama 14, dan kemudian dicek apakah layak atau tidak untuk kembali bekerja. Lalu sebelum   kembali bekerja, mereka harus mengikuti lagi masa transit di hotel-hotel yang telah disewa perusahaan selama 14 hari. Hotel-hotel tersebut adalah Hotel Marahai Park di Tobelo serta Hotel Boulevard, Emerald dan Batik di Ternate.

“Karyawan yang sedang mengalami gejala dan atau gangguan kesehatan, termasuk yang mempunai riwayat sakit kronis, tidak diizinkan untuk berangkat dari rumah dan masuk ke hotel transit. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Provinsi MalukuUtara atas dukungan kepada PT NHM dalam rangka pelaksanaan strategi penanggulangan Covid-19 di wilayah kerja perusahaan, termasuk sistem transit di hotel-hotel ini. Hal ini kami koordinasikan dengan Satuan Tugas Covid-19 Halmahera Utara dan Maluku Utara,” terangnya.

Karyawan PT NHM yang sedang olah raga selama transit 14 hari di hotel sebelum masuk kawasan tambang Gosowong (Istimewa)

Ramdani mengaku manajemen PT NHM melaporkan secara berkala tentang keberadaan para karyawan dan mitra kerja yang ditempatkan di hotel-hotel tersebut. Selain itu mereka juga diawasi oleh Tim Pengawas PT NHM yang ditugaskan.

Selama berada di hotel-hotel tersebut, karyawan harus mengikuti seluruh peraturan yang telah ditetapkan perusahaan yaitu tidak boleh keluar hotel kecuali olah raga dan refreshing di halaman hotel dan dipantau oleh Tim Pengawas yang ditunjuk perusahaan. Lalu selama berada di hotel, seluruh karyawan dicek kesehatannya oleh Tim Kesehatan PT NHM, dan secara berkala juga dipantau oleh tim dari Dinas Kesehatan.

“Di akhir masa transit, seluruh karyawan tersebut akan didata siapa yang layak untuk masuk ke kawasan tambang Gosowong dan mana yang tidak layak. Untuk yang tidak layak karena alasan kesehatan, mereka akan dipulangkan ke daerah (kota asal) mereka masing-masing. Sementara untuk karyawan yang tinggal di desa-desa di lingkar tambang, masa karantina dilakukan di rumah masing-masing, dan  dipantau  oleh Tim Satuan Tugas  yang dibentuk perusahaan,” sebut Ramdani.

Pantauan secara ketat ini dilakukan juga dengan alasan bahwa semakin banyaknya pendatang dari luar Halmahera Utara yang sekarang pulang kampung ke desa-desa asal mereka di lingkar tambang. Dengan sistem transit dan karantina mandiri  ini, perusahaan berharap rotasi karyawan yang akan bekerja dan cuti sesuai dengan peraturan yang telah dikeluarkan   pemerintah   dan   aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang dimiliki perusahaan.

Selain itu, PT NHM juga ikut mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah untuk pencegahan dan penanggulangan   Covid-19 di Kabupaten Halmahera Utara dan Maluku Utara dengan menyumbangkan sejumlah peralatan yang dibutuhkan. (*)

Pos terkait