Dampak Covid-19, BPKAD Haltim Pastikan Pendapatan Daerah Menurun

  • Bagikan
Kabid Pendapatan BPKAD Halmahera Timur, Dwi Cahyo (Istimewa)

MABA – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) memastikan sektor pendapatan daerah tahun 2020 bakal menurun drastis. Hal ini diakibatkan karena adanya wabah virus corona atau Covid-19, yang menimpah hampir seluruh dunia saat ini.

” Wabah covid-19 atau corona yang menimpah dunia dan Indonesia  saat ini berdampak multiplier effect hingga ke daerah termasuk Halmahera Timur sehingga  secara nasional mempengaruhi sektor penerimaan pendapatan tahun 2020,” ungakap Kabid Pendapatan BPKAD Haltim, Dwi Cahyo kepada Kabar Malut di ruang kerjanya, Selasa (14/4/2020).

Mantan Kabid Aset itu juga menambahkan, sektor pendapatan yang diharapkan Pemda Haltim seperti pajak dan beberapa sektor pendapatan lainnya  yang bersumber dari SKPD penghasil PAD juga dipastikan menurun drastis, seperti Dinas Perhubungan. Belum lagi kebijakan pemerintah pusat yang menghentikan DAK untuk pencegahan covid-19.

“Apalagi di Haltim ini salah satu sektor pendapatan potensial berupa retribusi pengapalan nikel untuk ekspor juga dihentikan, makanya kita juga sangat kaget,” terangnya.

Sementara itu, ditanyai strategi untuk membendung merosotnya pendapatan daerah, Dwi mengaku yang harus dilakukan saat ini sebagaiman arahan pemerintah pusat justeru memberikan stimulasi kepada masyarakat.

“Jadi kita tidak bisa menekan masyarakat kita untuk bayar pajak dan kita justeru diminta untuk memberikan stimulasi berupa bantuan kepada masyarakat yang secar ekonomi saat ini sedang melemah,” pungkas Dwi seraya berharap agar musibah covid-19 cepat berlalu. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut