Berkas Kasus Pencabulan Anak Tiri Belum Lengkap

  • Bagikan
Kantor Kejari Kepulauan Morotai (Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Kasus pencabulan yang dilakukan seorang ayah berinisial RSM terhadan anak tirinya yang berusia dibawah umur atau 12 tahun di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, hingga kini berkas perkaranya belum lengkap dan masih dikoreksi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Morotai.

Kasi Pidum Kejari Kepulauan Morotai, M Dasim Bilo mengatakan bahwa untuk RSM berkas masih koreksi berkas sementara pelaku lainya yang juga teman dari RSM yakni S (60) berkas sudah diterima pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) dalam hal ini Kasi Intel Kejari Kepulauan Morotai.

“Kasus pencabulan antara ayah dan anak itu dalam proses koreksi berkas, fokus perkembangan untuk RSM masih pedalaman lagi, sementara kita menunggu berkas kembali dari Polres, kalau S berkas sudah kembali satu dua hari mudah-mudahan dalam bulan puasa sudah ada naikan status penuntutan,” ungkap Dasim kepada wartwan di ruang kerjanya, Senin (20/4/2020).

Proses penanganan kasus tersebut tahapanya masih penyidikan di Kepolisian, jika penanganan sudah berahli kejaksaan makas proses penuntutan akan dipercepat.

“Sementara dari kedua itu terjerat  pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak, yang jelas dia (RSM) sebagai penangung jawab rumah tangga, kita lihat Undang-undang yang bisa yang lebih pas untuk kasus ini,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, korban dicabuli ayah tirinya RSM dan temanya S saat sudah dikuasai minuman keras. Aksi bejat RSM dilakukan sekira dua bulan lalu dan temanya S baru dilakukan pada Minggu (8/3) di rumah korban pada salah satu desa di Kecamatan Morotai Selatan.

Kedua pelaku yang sudah dipengaruhi minuman keras ini menjalankan aksi mereka ketika korban sedang tertidur pulas.  Korban kemudian menceritakan kepada ibunya atas tindakan yang dialami dilaporkan ke kepolisan dan ditindaklanjuti. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut