DAU Rp 51 Miliar Dipangkas, Bupati Haltim Akui Berdampak Berat

  • Bagikan
Bupati Halmahera Timur, Muhdin Ma'bud (Istimewa)

MABA – Pemangkasan sejumlah kegiatan yang bersumber dari  Dana Alokasi Umum (DAU) di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) sebesar Rp 51 miliar  oleh Pemerintah Pusat dirasa sangat berat bagi keberlangsungan ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Haltim, Muhdin Ma’bud saat ditemui paasca vidio confrence bersma Gubernur Maluku Utara di kantor Bupati Haltim, Senin (20/4/2020).

Muhdin mengungkapkan jika pemangkasan tersebut tentunya akan berpengaruh pada sektor produkasi maupun jasa yang selam ini menjadi tulang punggung ekonomi Haltim, sehingga dengan adanya kebijakan tersebut sudah pasti akan berdampak secara sosial maupun ekonomi.

“DAU Haltim dipotong Rp 51 miliar, ditambah lagi Rp 16, 7 miliar yang kita anggarkan untuk Covid-19, DAK sudah tidak ada lagi, jadi ini pasti berat,” ungkap Muhdin.

Dikatakan, dengan adanya kebijakan tersebut dirinya mengakui jika semua pihak bisa menerima kondisi yang ada saat ini, apalagi hal tersebut untuk penanganan wabah Corona yang saat ini sedang dihadapi dunia.

“Jadi tidak bisa tidak, hal ini harus kita jalani, hidup apa adanya. Apalagi ini sudah mau puasa jadi semuanya harus irit,” terangnya.

Muhdin mengaku sektor lain juga ikut berpengaruh dalam penerapan kebijakan tersebut, seperti pendapatan daerah yang sudah pasti akan sangat berat untuk tahun 2020 ini.

“Apalagi kita di Haltim ini hanya mengandalkan sumber daya alam kita, kalau itu sudah tidak ada kita mau bagaimana lagi,” tegasnya.

Sementara itu, dalam pencegahan penaganan Covid19, Orang nomor satu di Haltim itu meminta semua pihak agar tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Kalau di Haltim ini kan beda dengan yang ada di kota, bagi petani silahkan ke kebun, begitu juga bagi nelayan, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, kalau ke kebun dan laut kan jaga jarak juga bahkan berkilo-kilo,” cetusnya menutup. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut