Kejari Morotai Selidiki Anggaran Pembangunan Masjid Desa Joubela

  • Bagikan
Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai, Supardi (Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Morotai telah menyelidiki dugaan penyelewengan anggaran pembangunan Masjid Desa Joubela Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai. Penyelidikan dilakukan karena pemabangunan masjid yang menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2014-2016 hingga kini pekerjaanya tak selesai dan mangkrak.

Kepala Kejari Kepulauan Morotai, Supardi mengaku tim intelijen telah melakukan penyeledikan dan kini penanganan selanjutnya masih didiskusi dengan apakah dinaikan statusnya ataukah dilimpahkan ke Aparat Pengawasan Interen Pemerintah (APIP).

“Kita masih diskusikan dengan teman-teman lagi di tim jika memang persoalan itu ke APIP maka kaitanya akan dilakukan pengembalian keuagan negara. Kalau di internal kami upaya untuk pengembalian keuagan juga akan diberikan sanksi pidana,” ungkap Supardi kepada KabarMalut, Senin (20/4/2020).

Supardi mengatakan penyelidikan dilakukan untuk mencari fakta hukumnya terkait apakah adanya penyimpangan anggaran pembangunan masjid atau tidak. Sementara pelaku yang harus bertanggung jawab dalam persoalan ini belum bisa dipastikan.

“Saksi sendiri sudah dipanggail dan diperiksa, sehingga tim penyidik sudah menyimpulkan, kesimpulan ini kita mintakan apakah ini akan dilimpahkan ke APIP atau ditindak lanjuti bidang kejaksaan yang lain, karena kemarin kan tugas di intelijen apakah naik ke Pidsus atau Ke APIP,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut