Polda Malut Amankan Lima Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

  • Bagikan
Direktur Resnarkoba Polda Maluku Utara, Kombes Pol Setiadi Sulaksono memperlihatkan para tersangka dan barang bukti (Istimewa)

TERNATE – Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara (Malut), berhasil mengamankan lima tersangka penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti sabu seberat kurang lebih 1,12 gram dan ganja sebanyak 271,58 gram.

Direktur Resnarkoba Polda Malut, Kombes Pol Setiadi Sulaksono mengatakan pengungkapan kasus ini diawali dengan penangkapan terhadap FE alias Adi Bram (47) pada 5 April 2020 sekitar pukul 01.55 WIT di dalam kamar kos-kosannya di lingkungan Gamayou, Kelurahan Makassar Barat, Ternate.

“Selain tersangka, anggota juga mengmankan barang bukti berupa satu sachet plastik kecil berisi narkoba jenis sabu seberat 1,12 gram, satu buah pireks kaca, satu buah sumbu yang dibungkus dengan tisu warna putih kemudian dibungkus plastik warna hitam dan dililit dengan lakban hitam dan satu buah ponsel,” kata Setiadi kepada wartawan, Senin (20/4/2020).

Kemudian pada 12 April 2020, personel Ditresnarkoba Polda kembali menangkap dua tersangka yakni RK alias Fandi (26) dan IA alias Ifdal (35) sekitar pukul 21.00 WIT di depan Puri Amelia, Kelurahan Toboko Ternate. Di tangan kedua tersangka, turut diamankan barang bukti berupa tujuh ampel ganja kering seberat 13,14 gram, dua linting ganja kering seberat 1,39 gram, satu pak rokok dan satu buah ponsel.

“Dari kedua tersangka, personel Ditresnarkoba melakukan pengembangan, namun pada 13 April 2020 sekira pukul 06.00 WIT berhasil menangkap DM alias Koko (25) di kamar rumahnya di Jalan Pemuda Kelurahan Kasturian Ternate,” katanya.

Di tangan tersangka Koko, turut diamankan barang bukti berupa satu kantong kresek warna hitam yang diduga berisi ranting ganja seberat 7,05 gram serta satu buah ponsel. Kemudian pada 15 April 2020 penangkapan terhadap FRB alias Fajar (22) yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum pada salah satu universitas ternama di Ternate. Fajar ditangkap saat mengambil paket kiriman yang diduga ganja di kantor pengiriman J&T di depan Rumah Sakit Dharma Ibu Ternate sekitar pukul 21.00 WIT.

“Kiriman ini dari Medan dan Fajar ini diduga jaringan Lapas karena teman kuliahnya sementara ditahan di Lapas Ternate,” kata Setiadi Sulaksono.

Barang bukti yang diamankan dari tangan Fajar berupa satu paket berisi biji, daun dan batang yang diduga ganja seberat 250 gram, satu buah bingkai foto, satu buah lembar kain lukisan, satu lembar nomor resi dan satu buah ponsel.

Kini kelima tersangka telah menjalani penahanan di sel tahanan Polda Malut untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut