RSUD Bobong Siapkan 10 Ruang Isolasi Pasien Covid-19

  • Bagikan
Bupati Pulau Taliabu saat mengunjungi RSUD Bobong (Hamsan/KabarMalut)

BOBONG – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut), melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong telah menyiapkan 10 ruangan isolasi khusus bagi pasien Corona virus atau Covid-19.

Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus telah melakukan kunjungan sekaligus mengecek persiapan ruangan isolasi bagi pasien Covid-19 serta Alat Pelindung Diri (APD) yang disiapkan di RSUS Bobong tersebut.

“Setelah mengecek persiapan ruangan serta perlengkapan kesehatan lainnya untuk penanganan Covid-19 ini, maka RSUD siap menangani para pasien positif corona dengan perlengkapan kesehatan yang cungkup juga,” ungkap Aliong saat kujungan di RSUD Bobong, Sabtu pekan lalu.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, Kuraisia Marasaoli mengaku meski RSUD Bobong bukan merupakan salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19, akan tetapi Pemda telah menyiapkan 10 ruang isolasi bagi pasien Covid-19 dengan alat perlengkapan serta vasilitas kesehatan yang lengkap.

“Taliabu bukan wilayah rujukan, wilayah rujukan Taliabu itu adalah Kepulauan Sula, namun karena  retang kendali arah ke Sula itu harus menempuh jarak kurang lebih 5 jam  lewat lautan, untuk itu kami berinisiatif untuk mempersiapkan ruang isolasi juga. Ada 10 tempat tidur dengan fasilitas dan alat yang lengkap untuk kebutuhan covid,” terangnya.

Untuk penanganan Covid-19, RSUD Bobong masih membutuhkan dokter spesialis, sedangkan dokter umum saat ini sangat cukup. Pemda Pulau Taliabu telah siapkan fasilitas tempat tinggal dan lainnya bagi dokter yang berminat ke Pulau Taliabu.

“Terkait gaji pimpinan sudah setujui Rp 80 juta per bulan, saat ini kami sudah berkomunikasi namun belum ada kepastian, semoga ada dokter yang berminat ke Taliabu,” tuturnya.

Kuraisia berharap masyakat Pulau Taliabu agar tetap beriktiar, ikuti anjuran pemerintah, tetap di rumah dan tetap gunakan masker saat di luar rumah serta jaga jarak dan harus terbuka.

“Segera melapor pada tim covid apa bila ada gejala dan melapor juga apa bila baru pulang dari luar, apa lagi daerah yang masuk dalam zona merah,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut