Keluarga PDP Meninggal Dunia Kekurangan Sembako

  • Bagikan
Warga lingkungan RT 05 Desa Guruapin menutup akses jalan masuk pasca PDP asal Desa Bajo meninggal dunia (Istimewa)

LABUHA – Keluarga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) meninggal, yang berasal dari Desa Bajo Kecamatan Kayoa, saat ini mengalami kekurangan Sembilan Bahan Pokok (Sembako), pasca RMN (48) meninggal di RSUD Labuha pekan lalu.

Musa salah satu keluarga korban mengaku kesediaan Sembako keluarganya saat ini sudah mulai minim. Dirinya merasa khuwatir sebelum masa karantina berakhir kesedian Sembako mereka habis.

“Masih ada sedikit. Tapi kami masih dikarantina, tidak bisa keluar belanja kebutuhan makanan kami,” kata Mus ketika dikonfirmasi KabarMalut, Senin (4/5/2020).

Musa menambahkan, kekurangan Sembako yang dialami keluarga yang berjumlah 12 orang ini sudah dibantu oleh Camat Kayoa Muhammad Fajrin.

“Saya hubungi. Dia (Camat) antar beras tadi malam,” sebut Musa.

Sementara Camat Kayoa, Muhammad Fajri mengaku keluarga Musa sangat membutuhkan Sembako. Kekurangan Sembako ini terjadi karena sesuai protap pencegahan Covid-19 keluarga Musa belum bisa diperbolehkan melakukan integrasi dengan masyarakat di Desa Baco.

“Mereka masih menjalani karantina, jadi belum bisa keluar rumah. Tapi kami dari Kecamatan akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan mereka,” cetus Fajri.

Selain itu, Fajri juga mengaku di Kecamatan Kayoa saat ini kekurangan Alat Pelindung Diri (APD), sehingga pihaknya kesulitan melakukan monitoring pencegahan Covid-19 di kecamatannya. Selain APD, di Puskesmas Kayoa juga terjadi kekosongan Kepala Puskesmas.

“APD kami minim. Kepala Puskesmas juga belum terisi,” ujarnya.

Dirinya berharap dalam waktu dekat pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan merealisasikan kekurangan APD dan kekosongan Kepala Puskesmas.

“Semoga secepatnya dipenuhi keluhan kami ini,” pungkasnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Hasna Muhammad dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak ada respon. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut