Warga Keluhkan Pembagian BLT di Kelurahan Maliaro

  • Whatsapp
Ketua RT 02 Kelurahan Maliaro, Rusli Yusup (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Warga RT 02 kompleks Batu Anteru Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, mengeluhkan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dilakukan Pemerintah Kelurahan setempat. Sebab, dari sekian banyak warga kurang mampu, yang berhak mendapat BLT hanya 10 Kepala Keluarga (KK).

Salah warga mengaku pembagian BLT dilakukan oleh Ketua RT 02 Rusli Yusup dengan cara sembunyi-sebunyi, sambil meminta para penerima untuk tidak memberitahukan ke warga lain.

“Yang dapat BLT hanya 10 orang, setelah RT memberikan BLT dia (Rusli Yusup) mengatakan jangan bilang di orang-orang, cukup kalian saja,” kata warga yang enggan mau ditulis namanya itu kepada KabarMalut, Kamis (14/5/2020).

Warga menyesalkan sikap yang dilakukan Ketua RT 02, karena tidak terbuka dengan warganya sendiri. Apalagi yang berhak mendapat BLT tidak hanya 10 KK saja.

“Kami sesalkan kenapa pak RT bisa berbicara seperti itu, kenapa RT tidak terbuka kepada masyarakat,” tegasnya.

Ketua RT 02 Kelurahan Maliaro, Rusli Yusup ketika dikonfirmasi mengaku dirinya benar hanya memanggil 10 orang KK yang menerima BLT, sehingga masyarakat lain tidak mengetahui. Pembagian BLT ini diantar langsung pihak Kantor Pos.

“Jadi BLT ini dari Kantor Pos yang datang kasih, jadi yang sudah ambil saya kasih keterangan, sebab BLT ini yang dapat hanya 10 orang sesuai data,” ungkap Rusli.

Rusli juga mengaku meminta para penerima tidak menceritkan bantuan yang didapat karena banyak warga di kompleks Batu Anteru tidak mendapat BLT.

“Saya minta setelah dapat BLT duduk jangan cerita BLT, kalau masyarakat lain yang mau tanya, nanti tanya ke RT saja. Masyarakat di Batu Anteru ini banyak, kalau duduk cerita akan yang lain bagimana,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Maliaro Suaeda Amin mengatakan dirinya tidak mengetahui data penerima BLT. Sebab data yang dimiliki Dinas Sosial itu dimasukkan sebelum  dirinya menjadi lurah.

“Jika mo tanya soal data, tanya langsung ke Dinas Sosial. Jadi BLT itu tidak tahu tiba-tiba dari Kantor Pos datang antar di RT, kemudian RT sampaikan ke masyarakat yang dapat BLT,” singkatnya. (*)

Pos terkait