Polisi Ringkus Dua Pelaku Pembobol Bagasi Penumpang

  • Whatsapp
Dua pelaku pembobol bagasi penumpang saat diamankan Tim Resmob Polda Malut (Istimewa)

TERNATE – Tim Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara (Malut), berhasil meringkus dua pelaku pembobol bagasi penumpang di Bandara Sultan Babullah Ternate, kedua pelaku yakni IS (28) dan FL (21).

Direktur Reskrimum Polda Malut, Kombes Pol Dwi Hindarwana mengatakan pada bulan Oktober tahun 2018 dan bulan Agustus 2019 sekira pukul 08:00 WIT para tersangka melakukan pencurian handphone bertempat di karko pesawat Garuda penerbangan dari Jakarta dengan tujuan bandara udara Sultan Babullah Ternate, berdasarkan informasi dari masyarakat sering terjadi kehilangan handphone di bagasi pesawat.

“Mendengar informasi tersebut kami langsung melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka tindak pidana pencurian,” kata Dwi kepada KabarMalut, Rabu (20/5/2020).

Dalam penangkapan ini, Polisi juga berhasil amankan barang bukti yang digunakan oleh kedua tersangka yakni satu buah handphone merk Vivo warna biru dengan nomor imei 2 66611044112255, satu buah handphone merk Oppo A3s warna merah dengan nomor imei 862326045270697, satu buah handphone merk Oppo A31 warna hitam dengan nomor imei 860883042209773.

“Modus yang digunakan oleh dua tersangka ini tersangaka IS merobek bungkusan kargo dengan menggunakan kunci motor setelah itu handphone diambil kemudian diserahkan ke tersangka R lalu tersangka R menyerahkan kembali kepada tersangka FL untuk disimpan di saku,” akunya.

Dwi mengaku kedua pelaku ini setiap kali melakukan pencurian handphone berpidah-pindah tempat berbeda-beda. Sementara penangkapan kedua pelaku yakni pelaku IS ditangkap di Kelurahan Tubo Kecamatan Ternate Utara dan pelaku FL tangkap di Pasar Higienis di Kelurahan Gamalama Kecamatan Ternate Tengah.

“Kedua tersangka ini dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4 atau Pasal 362 jo Pasal 55 KUHPidana ancama hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (*)

Pos terkait