Tindaklanjuti Edaran  MUI dan Pempus, Pemkab Haltim Hilangkan Sejumlah Kegiatan

  • Whatsapp
Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Istimewa)

MABA – Menindaklanjuti edaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pemerintah Pusat (Pempus) tentang larangan sejumlah kegiatan dalam pelaksanaan hari raya Idul Fitri. Pemerintah Daerah Halmahera Timur (Haltim) menghilangkan sejumlah kegiatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Corona Virus atau Covid-19 di Haltim.

Bupati Haltim, Muhdin melalui Kabag Humas dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Haltim, Yusuf Talib mengatakan edaran dengan nomor: 007/70/06/2020 yang dikaluarkan hari ini, merupakan tindaklanjut dari Fatwa MUI nomor: 28 tahun 2020 tentang Kaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri saat pandemi Covid-19. Sehingga pemerintah daerah menindaklanjuti hal itu dengan mengeluarkan edaran untuk menjadi dasar penanganan Covid saat hari raya Idul Fitri.

“Sebagaimana edaran tersebut, pemerintah daerah menghimabu agar pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini dilaksanakan secara berjamaah di rumah masing-masing, tidak melakukan pawai takbiran keliling dan kegiatan takbir di laksnakan di masjid dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Hal itu dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran  dan penanganan virus corona,” ungkap Yusuf kepada wartawan, Rabu (20/5/2020).

Selain itu, Pemerintah daerah juga akan menghilangkan sejumlah kegiatan rutin lainnya yang melibatkan banyak orang seperti open house dan kegiatan lainnya saat lebaran Idul Fitri.

“Jadi untuk kegiatan seperti itu dihilangkan mengingat kita semua berkeinginan untuk menghilangkan penyebaran corona virus,” katanya.

Sementara itu, orang nomor satu di Pemkab Haltim itu berharap agar bencana yang menimpa dunia saat ini cepat berakhir agar kegiatan pemerinthan dan keumatan bisa berjalan normal kembali.

“Kita sama-sama berdoa semoga musibah ini cepat berlalu, ini bukan saja beban bagi pemerintah tetapi bagi masyarakat secara umum,” pungkasnya. (*)

Pos terkait