Polres Haltim Ciduk Empat Pelaku Curanmor 

  • Bagikan
Tim Opsnal Satreskrim Polres Halmahera Timur saat mengamankan salah satu pelaku bersama sepeda motor Yamaha RX King hasil curian (Istimewa)

MABA – Jajajaran Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara (Malut), berhasil menciduk empat tersangka pencurian sepeda motor (Curanmor) yang terjadi di Desa Buli Kecamatan Maba, Haltim. Empat tersangka masing-masing berinisial MM, HM, RS dan AA dibekuk Polisi karena terlibat curanmor milik Budiono pada pukul 02:00 WIT Minggu (31/5) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Haltim, IPTU Ambo Welang melalui Kasubag Humas IPTU Jufri Adam menjelaskan kasus curanmor ini baru dilaporkan korban Budioni pada Sentral Pelayanan Kepolisan Terpadu (SPKT) Polres Haltim, Selasa (2/6). Kemudian Tim Opsnal Satreskrim  dipimpin oleh Aiptu Anto S bersama tiga anggota melakukan penyelidikan terhadap kasus curanmor merek Yamaha RX King dan selang waktu empat jam lamanya empat pelaku berhasil diringkus.

“Keempat tersangka sebelum melakukan pencurian terlebih dahulu mengkonsumsi minuman keras jenis Cap Tikus,” kata Jufri kepada KabarMalut, Rabu (3/6/2020).

Para pelaku Curanmor saat diperiksa Polisi (Istimewa)

Setelah mengkonsumsi Miras Cap Tikus, dua orang pelaku masing-masing MM dan HM dalam perjalanan menuju Desa Pekaulang tepat di depan SD GMIH Desa Buli melihat di depan rumah milik korban Budiono telah terparkir satu unit sepeda motor Yamaha RX King. Seketika MM menyuruh HM untuk memberhentikan sepeda motor yang dikenderai tepat pada bahu jalan untuk mencuri sepeda motor tersebut.

“Tersangka MM  turun dari sepeda motor  dan berjalan menuju tempat diparkir sepeda motor  Yamaha RX King dan tersangka HM sementara menunggu diatas sepeda motor matik. Tersangka MM sebelum mengambil sepeda motor Yamaha RX King  sempat  mengecek  kondisi sepeda motor dan  tidak terkunci sehingga tersangka mudah membawanya,” jelasnya.

Setelah berhasil membawa sepeda motor tersebut hingga sampai pada jalan raya, keduanya langsung membawa sepeda motor curiannya dengan cara tersangka MM yang menaiki sepeda motor dan tersangka HM  mendorongnya dengan menggunakan sepeda motor matik yang  dikenderai oleh kedua tersangka sebelumnya.

“Mere dorong sepeda motor curian dengan cara tersangka HM menaruh kaki kirinya pada kenalpot dan mendorongnya sampai di Gereja Sentral Buli,” tegasnya.

Selanjutnya tersangka MM dan HM  kembali  dengan menggunakan sepeda motor matik  membangunkan teman – teman yang lainnya yakni RS dan AA untuk mengajak mereka ikut mengamamkan sepeda motor curian kemudian sepeda motor tersebut dijual dan akan dibagi hasil mereka nikmati bersama -sama .

Para tersangka dikenakan pasal 362  KUHP jo pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukum 5 ( lima) tahun penjara. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut