Satu Nahkoda dan Dua ABK Kapal di Halsel Dinyatakan Reaktif Covid-19

  • Whatsapp
Sejumlah OTG dan ODP yang menjalani karantina di Rusunawa (Istimewa)

LABUHA –  Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, menemukan satu nahkoda dan dua Anak Buah Kapal (ABK) reaktif Covid-19. Ketiganya dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test di Puskesmas Obi.

Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Halsel, Daud Jubedi menyebutkan setelah diketahui hasil rapid test reaktif, ketiga awak kapal yang melayani pelayaran rute Pulau Obi, Bacan dan Kota Ternate ini langsung dirujuk menuju Ibu Kota Labuha untuk dilakukan karantina di rusunawa.

Bacaan Lainnya

“Mereka sementara di rusunawa menjalani karantina,” kata Daud kepada KabarMalut, Kamis (4/6/2020).

Daud menambahkan, sampai sejauh ini gugus tugas mencatat jumlah Orang Tanpa Gejal (OTG) sebanyak 11 orang, sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) hanya 5 orang. Lima ODP ini termasuk Kepala Samsat Halsel Fikri Abusama dan salah satu stafnya Iwan Ratuela.

“Itu data per Kamis hari ini,” ujar Daud.

Selain itu, kata Duad, terdapat 5 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan secara intensif di ruang isolasi RSUD Labuha. Ke-5 PDP ini dinyatakan positif terpapar virus Corona atau Covid-19 setelah hasil swab mereka keluar.

“Semua warga Bajo Kecamatan Kayoa,” cetusnya. (*)

Pos terkait