Masuk Halsel Wajib Miliki Hasil Rapid Test

  • Bagikan
Personil gugus tugas saat melakukan pemeriksaan terhadap penumpang di pelabuhan ferry Sayoang (Istimewa)

LABUHA – Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), saat ini terus memperketat jalur masuk keluar orang di wilayah Halsel. Bahkan sejumlah persyaratan seperti hasil rapid test non reaktif diwajibkan apabila hendak masuk Halsel.

Sekretaris Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan OVID-19 Halsel, Daud Djubedi menyampaikan untuk masyarakat Halsel yang hendak berpergian ke luar Maluku Utara (Malut) harus memiliki surat khusus dari Satgas OVID-19 Halsel. Begitu juga dengan hendak masuk Halsel yang mempunyai riwayat perjalanan dari luar Malut.

“Syarat tersebut dilakukan untuk mencegah penularan OVID-19 kepada orang lain yang masuk dan keluar Halsel,” ungkap Daud saat dikonfirmasi KabarMalut, Selasa (9/6/2020).

Daud juga menjelaskan bahwa, untuk warga yang keluar Halsel cukup memiliki surat keterangan sehat saja dari Puskesmas, terkecuali yang bepergian keluar Malut harus memiliki surat dari gugus tugas.

“Warga yang keluar Halsel cukup membawa surat kesehatan dari Puskesmas, kecuali yang keluar Maluku Utara wajib miliki surat dari gugus tugas Halsel,” jelasnya.

Menurut Daud, apabila warga ber-KTP diluar dari Halsel yang hendak masuk di Halsel, wajib dibuktiKan dengan surat keterangan hasil rapid test non reaktif sebagai persyaratan. Jika tidak memiliki KTP Halsel dan tidak memiliki surat keterangan hasil rapid test akan dipulangkan ke daerah asal.

“Kalau tidak mengantongi persyaratan itu maka kami pulangkan ke daerah asal, dengan biaya sendiri,” pungkas Daud. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut