PT NHM Full Lockdown Kawasan Tambang Gosowong

  • Whatsapp
Kawasan Tambang Gosowong (Istimewa)

TOBELO – Sebagai upaya untuk mempercepat pemulihan Tambang Gosowong bebas virus corona atau Covid-19, Manajemen PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memutuskan melakukan isolasi penuh atau full lockdown Kawasan Tambang Gosowong selama dua minggu mulai Jumat (12/6) kemarin.

Manajer Komunikasi PT NHM, Ramdani Sirait mengatakan full lockdown dilakukan dalam rangka memastikan kesehatan seluruh orang yang saat ini tinggal di dalam Kawasan Tambang terdeteksi untuk kemudian diambil langkah selanjutnya yang tepat. Keputusan ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) melalui Surat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-1 kepada PT NHM nomor 74/SATGAS COVID-19/ HALUT.

“Dengan keputusan ini, maka kegiatan keluar-masuk (roster/pertukaran) karyawan dari dan ke dalam Kawasan Tambang Gosowong dihentikan. Keluar-masuk Kawasan Tambang  hanya diizinkan untuk aktivitas yang berkaitan dengan upaya penanggulangan Covid-19, evakuasi darurat dan logistik yang tidak berinteraksi dengan karyawan maupun mitra kerja di dalam kawasan,” ungkap Ramdani kepada KabarMalut, Sabtu (13/6/2020).

Ramdani mengaku Manajemen PT NHM melalui Tim Penanggulangan Covid-19 PT NHM akan melakukan rapid test kepada seluruh karyawan PT NHM dan mitra kerja yang saat ini ada di dalam kawasan tambang. Selain itu, juga bekerja sama dengan Tim Medis RS Siloam Manado yang saat ini sudah berada di Kawasan Tambang untuk melakukan SWAB test bagi karyawan yang hasil rapid test reaktif, sedang sakit (demam dan lain-lain), dan karyawan hasil ‘tracking’ atau pelacakan kontak erat dengan karyawan positif Covid-19.

“Tim dari RS Siloam Manado juga membantu dalam membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai SWAP test dan peningkatan mitigasi/penanganan,” jelasnya.

Sementara sejumlah karyawan yang positif Covid-19 dan menjalani  karantina di Tobelo, telah dilakukan verifikasi SWAB test kedua. Ini bagian dari langkah cepat yang dilakukan manajemen.

Manajemen PT NHM akan mendukung seluruh karyawan atas hasil rapid test dan SWAB test itu dimana untuk karyawan yang hasil rapid testnya reaktif, akan disiapkan tempat isolasi yang sedang disiapkan. Sementara bagi yang hasil SWAB test-nya positif, akan dilakukan karantina dengan bekerjasama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Halmahera Utara.

“Bagi Manajemen PT NHM, tidak ada yang lebih utama dari kesehatan seluruh karyawannya. Ini adalah langkah cepat yang kami lakukan untuk memastikan kawasan tambang bebas Covid-19 dan seluruh karyawan terdeteksi kesehatannya,” tegasnya.

Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Provinsi Maluku Utara juga telah dilakukan Manajemen PT NHM. Selanjutnya adalah memastikan pelaksanaan rapid test dan SWAB dapat dilakukan sesuai protocol Covid-19.

“Semoga hasilnya keluar dengan cepat untuk kemudian dilakukan langkah selanjutnya dengan baik pula,” tambahnya.

PT NHM sebenarnya telah membentuk Tim Penanggulangan Covid-19 di Tempat Kerja sejak pertengahan Maret 2020 dengan program-program yaitu pencegahan termasuk edukasi dan komunikasi internal, penanggulangan, serta dukungan kepada Pemerintah Daerah. Bahkan sejak akhir Maret 2020 telah dilakukan isolasi, dimana seluruh karyawan yang bekerja di tambang harus tinggal di dalam kawasan tambang, izin keluar dan masuk harus sesuai persetujuan manajemen, pengaturan tamu, kewajiban karantina mandiri di rumah masing-masing bagi karyawan yang akan dijadwalkan bekerja, dilanjut dengan karantina di hotel-hotel yang telah disewa perusahaan di Kota Ternate dan Tobelo serta rapid test sebelum memulai karantina di hotel dan setelah selesai karantina. Hanya yang hasil tesnya non reaktif yang diizinkan kembali bekerja.

Namun, pada akhir Mei, 1 orang Karyawan PT NHM sakit demam dan hasil SWAB test-nya menyatakan positif meskipun dua kali rapid test sebelumnya menyatakan non reaktif. Setelah dilakukan pelacakan terhadap karyawan lain yang telah melakukan interaksi, dilakukan SWAB test terhadap 103 karyawan dengan hasil 38 orang diantaranya dinyatakan positif Covid-19. Seluruh Karyawan yang positif telah ditangani sesuai protocol Covid dengan dukungan sangat besar dari Keluarga Besar PTNHM. (*)

Pos terkait