Dirut PDAM Ternate Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Dana Koperasi

  • Whatsapp
Kasi Pidum Kejari Ternate, Junaedy (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate, Abdul Gani Hatari (AGH) resmi menyandang status tersangka atas kasus dugaan penggelapan dana Koperasi Tirta Dharma senilai Rp 3,7 miliar tahun 2013-2017.

Penetapan tersangka dilakukan penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate, dan telah disampaikan ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melalui Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

“Terkait kasus penggelapan dana koperasi, kami sudah menerima SPDP dari Polisi, satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan inisial AGH,” ungkap Kasi Pidum Kejari Ternate, Junaedy saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (29/6/2020).

Jaksa peneliti Kejari Ternate kini tengah mempelajari berkas tersangka yang dikirim oleh penyidik Satreskrim Polres Ternate. Jika berkasnya dianggap lengkap, maka langsung dilakukan P21 untuk pelimpahan tahap dua oleh penyidik.

“Kita pelajari dulu berkasnya, kalau sudah lengkap maka langsung P21. Kalau masih kurang kita akan koordinasi dengan penyidik,” tutur Junaedy.

Tersangka sendiri, tambah Junaedy, dijeret dengan pasal 372 dan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda mengaku pihaknya telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana Koperasi Tirta Dharma pada PDAM. Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada kasus tersebut.

“Kasus ini sudah digelar perkara, satu orang ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Riki, Minggu (28/6).

Meski begitu, Riki belum mau mengungkap identitas tersangka dimaksud. Riki meminta wartawan untuk mengkonfimasi ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate terkait identitas tersangka.

“Lebih jelas ditanyakan kepada pihak Kejari Ternate, karena kami sudah kirim SPDP-nya,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, BPKP Perwakilan Maluku Utara (Malut) telah menerbitkan hasil audit nomor :LAP-493 /PW33 /4/2018 tertanggal 20 Desember 2018 atas laporan keuangan Koperasi Tirta Dharma PDAM Kota Ternate tahun 2013-2017. Dalam audit itu, menunjukkan dugaan adanya penggelapan anggaran koperasi senilai Rp 3,7 miliar lebih. (*)

Pos terkait