Polres Ternate Ringkus Komplotan Pencuri Barang Elektronik

  • Whatsapp
Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada (tengah) didampinggi Kasat Reskrim AKP Riki Arinanda (kiri) memperlihatkan pelaku pencurian dan barang bukti pada konferensi pers di Mapolres Ternate (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reskrim Polres Ternate, berhasil meringkus empat pelaku komplotan pencuri barang elektronik yang beroperasi di Kota Ternate, Maluku Utara. Keempat pelaku masing-masing berinisial SJ alias Ipul (26), SM alias Ukin (27), MR alias Dedi (34) dan S alias Nandito (25) merupakan warga berasal dari Sulawesi Selatan dan Bitong Provinsi Sulawesi Utara.

Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan salah satu korban di Kelurahan Tabam, Kecamatan Ternate Utara, yang ponselnya digasak oleh keempat pelaku pada Sabtu (13/6).

“Setelah melakukan penyelidikan, Kamis (25/6) Tim Resmob berhasil menangkap tiga tersangka yakni MR dan SM di Kelurahan Toboleu, Ternate Utara. Kemudian SJ ditangkap di Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan,” kata Aditya didampinggi Kasat Reskrim AKP Riki Arinanda saat menggelar Konferensi Pers, Senin (29/6/2020).

Sementara tersangka S, lanjut Aditya, ditangkap pada Minggu (28/6) di Sidangoli Kabupaten Halmahera Barat, setelah sebelumnya mencoba melarikan diri. Pria berasal dari Sulawesi Selatan ini diketahui merupakan pencuri lintas provinsi.

“Empat tersangka ini mencuri handphone di kios dan kamar kos-kosan, modus yang dilakukan oleh pelaku mengetuk pintu atau mengamati TKP, ketika TKP aman tersangka langsungs melakukan aksinya,” jelasnya.

Aditya menjelaskan, hasil pengembangan diketahui total TKP  yang sudah dilakukan keempat tersangka yakni sebanyak 33 TKP. Untuk Kota Ternate sendiri ada 27 TKP, selebihnya TKP ada di Makasar dan Bitung.

“Empat tersangka ini berasal dari luar Maluku Utara. Mereka ini sudah beraksi tiga bulan ini,” terangnya.

Barang bukti berhasil diamankan Polisi, handphone 12 unit, laptop 9 dan 2 unit kendaraan sepeda motor yang digunakan para tersangka saat mencuri.

Untuk mempertang jawabkan perbuatan  mereka, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 JO 64 subsider 362 KUHP JO Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 7 penjara. (*)

Pos terkait