Kades Lata Lata Dilaporkan ke Kejati Malut

  • Bagikan
Perwakilan masyarakat Desa Lata Lata saat melaporan Kades ke Kejati Malut yang diterima langsung oleh Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kepala Desa (Kades) Lata Lata Kecamatan Kasiruta Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Abdul Malik Gama resmi dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut). Abdul Malik Gama dilaporkan oleh sejumlah warganya sendiri atas dugaan penyalanggunaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2016-2019.

Sala satu perwakilan dari masyarakat Desa Lata-Lata, Arnal Fauzi mengatakan pengelolaan ADD dan DD oleh Kades diduga terdapat penyimpangan yang merugikan negara. Sebab selama empat tahun anggaran yakni sejak tahun 2016-2019, terdapat beberapa item kegiatan yang sudah dicairkan anggaranya tetapi belum juga terlaksana selesai dan tidak ada laporan pertanggung jawaban.

“Kades tidak transparan mengelola ADD dan DD sejak tahun 2016 hingga tahun 2019. Jika dialokasikan sekitar Rp 3 miliar lebih yang sudah dikelola oleh Kades Lata Lata,” kata Fauzi ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/7/2020).

Arnal menyebutkan terdapat sejumlah kegiatan yang diduga bermasalah yakni tahun 2016 sekitar 5 item pekerjaan belum selesai terlaksana, tahun 2017 ada 4 item yang belum selesai dikerjakan. Begitu pembangunan fisik di tahun 2018 dan 2019 banyak yang belum selesai dikerjakan.

“Anggaran yang begitu besar kenapa semua item kegiatan di Desa Lata Lata tidak 100 persen terlaksana dengan baik. Selain itu juga Kepala Desa tidak transparan untuk mengelola ADD dan DD di Desa Lata-Lata sehingga kami perwakilan masyarakat meminta permasalahan ini diusut aparat penegak hukum,” terangnya.

Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga membenarkan telah menerima laporan dari perwakilan masyarakat Desa Lata Lata terkait dugaan penyalahgunaan anggaran ADD dan DD tahun 2016-2019.

“Iya betul laporanya sudah kami terima untuk dilakukan pengkajian lebih lanjut,” kata Richard.

Setelah menerima laporan warga, Richard berjanji secepatnya bakal menindak lanjuti ke Kepala Kejati Malut.

“Kami akan kaji dan secepatnya untuk ditindak lanjuti laporan masyarakat ini,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut