Kejari Terima Tahap Satu Berkas Dirut PDAM Ternate

  • Whatsapp
Kasi Pidum Kejari Ternate, Junaedy (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kejaksan Negeri (Kejari) Ternate mengaku telah menerima tahap satu berkas tersangka Direktur Utama (Dirut) Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Ternate, Abdul Gani Hatari dari penyidik Polres Ternate. Tersangka Abdul Gani Hatari diduga terlibat dalam kasus dugaan penggelapan dana Koperasi Tirta Dharma di  PDAM senilai Rp 3,7 miliar pada tahun 2013-2017.

“Kami sudah menerima berkas tahap satu dugaan penggelapan dana koperasi di PDAM Ternate pada Jumat (3/7). Berkasnya tinggal menunggu jaksa pelajari, apakah berkas tersebut ada kekurangan atau tidak,” kata Kasi Pidum Kejari Ternate, Junaedy saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (7/7/2020).

Junaedy menunturkan jaksa peneliti memiliki waktu selama 14 hari kerja untuk mempelajari berkas tersangka Abdul Gani Hatari yang dikirim penyidik ini. Jika masih terdapat kekurangan, maka segera dikembalikan ulang ke penyidik untuk dilengkapi.

“Namanya berkas masih kekurang tidak mungkin jaksa langsung terima. Kami pelajari berkas selama 14 hari, kalau berkas tersebut dinyatakan lengkap kami langsung gelar P21 (lengkap),” tandasnya.

Tersangka sendiri, tambah Junaedy, dijeret dengan pasal 372 dan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sekedar diketahui, BPKP Perwakilan Maluku Utara (Malut) telah menerbitkan hasil audit nomor: LAP-493 /PW33/4/2018 tanggal 20 Desember 2018 atas laporan keuangan Koperasi Tirta Dharma PDAM Kota Ternate tahun 2013-2017, diduga terjadi adanya penggelapan anggaran koperasi senilai Rp 3,7 miliar lebih. (*)

Pos terkait