Dana Desa di Halsel Diduga Disalahgunakan, Polisi Mulai Lidik

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Anggaran Dana Desa (DD) di Kabupaten Halmahera (Halsel), Maluku Utara (Malut), diduga terjadi penyalahgunaan. Bahkan kini pihak Kepolisian pun mulai melakukan penyelidikan anggaran yang berasal dari pemerintah pusat ini.

“Jajaran Polda Malut tangani dua kasus dugaan penyalahgunaan dana Bansos (DD) dua perkara, tetapi yang tangani itu Polres Halsel,” ucap Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan kepada KabarMalut di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2020).

Adip mengaku belum mengetahui nominal anggaran yang diduga disalahgunakan dan terjadi di dua desa pada dua kecamatan berbeda ini.

“Kasus dugaan tersebut terjadi pada bulan Juni 2020, itu adanya dugaan penyalahgunaan dana BUMDes di Desa Laluin Kecamatan Kayoa Selatan, kemudian kasus dugaan penyalanggunaan dana BLT terjadi di Desa Liyaro Kecamatan Bacan Timur. Untuk nominal kerugian belum ada informasi dari Polres,” kata Adip.

Penyidik Polres Halsel sendiri, lanjut Adip, telah melayangkan undangan klarifikasi terhadap orang-orang yang terkait dugaan itu, dan jika memenuhi unsur maka bakal dilanjutkan hingga ke pengadilan. Penyelidikan kasus ini bukan merupakan laporan masyarakat melainkan temuan langsung anggota. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut