Kejati Malut Selidiki Dugaan Oknum Jaksa Terima Fee Proyek

  • Bagikan
Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Richard Sinaga (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) menyelidiki dugaan adanya oknum jaksa yang menerima fee proyek senilai Rp 80 juta. Jika ditemukan bukti, maka oknum jaksa tersebut siap-siap diproses sesuai ketentuan hukum.

“Kasus tersebut (oknum jaksa terima fee proyek) kami akan konfirmasi kebenarnya, kalau indikasinya memang benar akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga ketika dikonfirmasi KabarMalut, Selasa (21/7/2020).

Richard memastikan Kejati Malut tidak tebang pilih dalam penangan kasus dugaan korupsi, bahkan jika ada oknum jaksa yang terlibat, maka siap-siap diproses hukum. Terkait penyelidikan dugaan oknum jaksa terima fee proyek, dilakukan oleh Asisten Pengawasan Kejati.

“Jika terbukti, kami akan proses hukum,” tegasnya.

Sekedar diketahui, oknum jaksa tersebut diduga menerima fee proyek seniai Rp 80 juta dalam kasus jual beli paket di Pojka II Unit Pelalangan Proyek (ULP) Provinsi Maluku Utara. Kasus ini juka telah dilaporkan ke Direktorat Reserse Khusus (Direskrimsus) Polda Malut. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut