Pemda Sambut Kedatangan Personel Satgas BKO Kodim Persiapan Morotai

  • Bagikan
Sekda Pulau Morotai, M Maruf Kharie saat memberikan sambutan kepada personel Satgas BKO Kodim Persiapan (Fizri/KabarMalut)

DARUBA –  Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai bersama Forkopimda menyambut kedatangan sebanyak 42 personel Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Kendali Operasi (BKO) Kodim Persiapan Morotai. Kadatangan personel Satgas BKO Kodim Persiapan Morotai ini dipimpin Kapten Inf Agus T Panjaitan dan tiba di Pelabuhan Imam Lastori sekira pukul 07:00 WIT dengan menumpangi KM Geovani, Rabu (22/7/2020).

Selanjutnya dilakukan upacara penjemputan yang dipimpin Sekda Pulau Morotai, M Maruf Kharie mewakili bupati yang berlangsung di Sekolah Dasar (SD) Unggulan I Daruba Kecamatan Morotai Selatan.

M Maruf Kharie dalam sambutanya mengatakan tingkat kewaspadaan Pemda dalam rangka untuk menjaga negara kesatuan RI khusunya di Morotai, dari waktu ke waktu terus dilakukan karena Morotai merupakan daerah perbatasan dengan negara tetangga.

“Ada beberpa hal yang kami sampaiakan ke Satgas, sebelumnya Satgas sudah banyak berbuat membantu Pemda di semua aspek. Bukan hanya terkait dengan pertahanan keamanan, tapi juga terlibat langsung dengan kegiatan-kegiatan masyarakat,” ungkap M Maruf.

Kehadiran Satgas BKO disamping menjaga kemanan negara, sebetulnya tugas Satgas juga adalah membantu pemerintah sekaligus untuk mempersiapkan terbentuknya Kodim Persiapan di Pulau Morotai.

“Kami berharap semoga dalam waktu dekat ini kodim definitif mungkin satu-satunya kabupaten yang ada di Provinsi Maluku Utara yang lengkap adanya TNI, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan  Udara. Disamping itu Polres juga sudah ada, sehingga lengkap ada di Morotai,” terangnya.

Dandim 1508/Tobelo, Letkol Infanteri Raymond Sitanggang (Fizri/KabarMalut)

Sementara itu, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Raymond Sitanggang mengaku 42 personel Satgas BKO INI bertugasnya membantu menyiapkan Kodim Pulau Morotai, sekaligus juga membantu kodim devinitif yaitu Kodim 1508/Tobelo untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan teritorial dalam rangka pertahanan negara.

“Pulau Morotai ini adalah wilayah perbatasan dan pulau terluar serta masih dikatakan rawan. Oleh sebab itu, perlu adanya pembentukan Satuan Kerangka Komando berupa Kodim Persiapan,” tuturnya.

Menurut Raymond, tugas pokok BKO adalah melaksanakan tugas kewilayahan atau Pembinaan Teritorial dan selalu berkoordinasi serta bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat dan Pemda agar tercipta keselarasan dalam rangka penyiapan Kodim baru.

“Harapan kedepan tentunya dengan adanya kodim persiapan ini bisa membantu tugas-tugas pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pertahanan negara di Kabupaten Pulau Morotai,” tutupnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut