Usut Dugaan Korupsi Pajak, Jaksa Periksa Kepala BPKAD Ternate

  • Bagikan
Kepala BPKAD Kota Ternate, M Taufik Jauhar memenuhi panggilan Kejati Maluku Utara (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kejakasaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) mulai mengusut dugaan tindak pidana korupsi atas pemungutan pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) tahun 2018 senilai Rp 5,4 miliar di Kota Ternate. Mengawali pengusutan kasus, Jaksa telah memeriksa Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate, Taufik Jauhar.

Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga mengaku pemeriksaan terhadap Kepala BPKAD Kota Terante berkaitan dugaan korupsi pajak pada tiga Perusahan Daerah (Perusda) yang dilaporkan LBH Pembela Tanah Air Malut.

“Iya betul tadi Kepala BPKAD Kota Ternate dipanggil penyidik Kejati untuk dimitai klarifikasi,” ungkap Richard kepada wartawan, Kamis (23/7/2020).

Richard mengaku permintaan klarifikasi ke Kepala BPKAD ini untuk memastikan terkait kebenaran laporan pengaduan yang masuk di Kejati. Nanti, lanjut Richard, penyidik mempelajari lebih lanjut atas keterangan yang sudah dimintai penyidik.

Kepala BPKAD Ternate, M Taufik Jauhar membenarkan dirinya hadir untuk memenuhi undangan Jaksa dan penyidik hanya memintai klarifikasi terhadapnya.

“Biasa seperti berita acara, jadi saya belum bisa memberikan komentar permasalahanya apa karena penyidik belum memberi tahu,” singkat M Taufik usai pemeriksaan.

Sekedar diketahui, pemungutan pajak MBLB tahun 2018 dugaan berindikasi korupsi senilai Rp 5,4 miliar pada penyertaan modal PT BPRS Bahari Berkesan yang tidak sesuai dengan ketentuan pada 2017-2018. Hal ini terungkap dalam temuan BPK Perwakilan Malut tahun 2019. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut