Perkosa Anak Dibawah Umur, Seorang Sopir Diciduk Polisi

  • Whatsapp

TERNATE – Seorang sopir angkot di Kota Ternate, Maluku Utara, diamankan aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Satresktim) Polres Ternate. Oknum sopir angkot berinisial HS (23) itu diciduk Polisi karena diduga melakukan pencabulan dan memperkosa seorang anak di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda mengatakan, peristiwa naas ini terjadi sekira pukul 16:30 WI Senin (27/7) kemarin, bermula saat pelaku HS merayu korban untuk jalan-jalan dengan menggunakan mobil angkot milik pelaku dengan nomor Polisi DG 1284 KV.

Begitu korban terpancing, keduanya lantas jalan-jalan dengan angkot milik HS, namun sesampainya di Kelurahan Jati Perumnas, Kota Ternate Selatan, pelaku justeru menghentikan mobilnya. Setelah menghentikan lalu pelaku memperkosa korban di dalam angkot.

“Pelaku merayu dan mengajak korban jalan, sehingga di TKP (Jati-Perumnas) pelaku melaksankan perbuatan cabul dan persetubuan anak,” kata Riki kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).

Peristiwa ini terungkap setelah korban menceritakannya pada ibu kandungnya. Sang berinsial FT ini tak terima dan bersama korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Ternate pagi ini.

“Sekarang lagi kita dalami kasus ini. Pelapor, korban dan pelaku sedang diperiksa secara maraton,” akunya.

Riki mengaku penyidik masih mendalami motif yang dilakukan pelaku. Jika memenuhi unsur maka langsung dilakukan penahanan.

Pelaku sendiri dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E atau Pasal 81 ayat (1) sub Pasal 81 ayat (2) Jo 76D Undang-Undang nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman pidananya 5 sampai 15 tahun penjara,” pungkasnya. (*)

Pos terkait