Desa Doro Dilanda Banjir

  • Whatsapp
Banjir di Desa Doro (Istimewa)

LABUHA – Desa Doro Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) kembali dilanda banjir bandang yang merendam hampir sebagai perkampungan. Akibatnya, sejumlah fasilitas di Desa Doro mengalami kerusakan.

Mustafa, sala satu warga Desa Doro mengaku warga selalu merasa menderita dikala datangnya musim hujan. Sebab, sungai yang berada persis di tengah-tengah desa meluap keluar dan merendam rumah warga. Akibat dari banjir juga, sekitar tujuh unit rumah warga yang berada di pinggiran sungai mengalami rusak ringan. Banjir juga merusak tempat perahu dan jalan rabat beton.

Bacaan Lainnya

“Banjir ini sudah terjadi berulang kali. Tadi juga banjir besar sampai merendam perkampungan,” kata Mustafa kepada KabarMalut, Rabu (29/7/2020).

Mustafa mengaku tahun 2017 dan pada bulan Agustus tahun 2019 dari pihak Pemerintah Kabupaten Halsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) datang melakukan peninjauan langsung kondisi sungai. Dalam peninjauan tersebut BPBD sendiri berjanji segar membuat bronjong penahan banjir. Namun, janji tersebut sampai saat ini tidak direalisasi.

“Dalam waktu dekat dibangun bronjong juga itu sudah bagus, karena ini musim hujan,” ujarnya.

Terpisah Kepala BPBD Halsel, Daud Jubedi mengaku pihak sudah merencanakan normalisasi sungai Doro. Hanya saja dari BPBD masih menunggu kesiapan dari pihak ketiga atau rekanan.

“Saya minta secepatnya dilakukan normalisasi itu. Jadi, kalau sudah siap pihak ketiganya untuk melaksanakan, dia (pihak ketiga) segera memobilisasi alat untuk melakukan normalisasi dan pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan mitigasi bencana alam,” tutur Daud. (*)

Pos terkait