Fomapeta Apresiasi Langkah PT Pos Salurkan BST

  • Whatsapp
Koordinator Fomapeta, Alakbar M Dal (Istimewa)

TERNATE – Forum Pemuda Pelajar Kota Ternate (Fomapeta) mengapresiasi langkah PT Pos Indonesia dalam menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat yang berhak menerima.

Dalam penyaluran bantuan, PT Pos menggunakan tiga skema, yakni pembayaran melalui counter-counter di kantor pos yang berbasis komunitas dan langsung dari rumah ke rumah bagi yang tidak mampu ke Kantor Pos. Kedua menyalurkan BST sesuai data dan juknis dari Kemensos, dengan moto tepat waktu, tepat sasaran dan tepat jumlah, ketiga koordinasi yang baik antara PT Pos dengan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam memudahkan penyaluran BST.

Langkah ini dinilai dapat meringankan beban ekonomi bagi warga kurang mampu ditengah situasi pandemic.

“Kami sangat mendukung skema yang dilakukan PT Pos Indonesia dalam menyaluran bantuan kepada warga. Dengan model ini diyakini penyaluran bantuan BST dapat tepat sasaran dan meringankan beban warga,” kata Koordinator Fomapeta, Alakbar M Dal kepada KabarMalut, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, pihaknya sangat mendukung langkah PT Pos Indonesia untuk menyalurkan BST berbasiskan data sehingga dalam penyalurannya tidak terjadi tumpah tindih.

“Kita patuh mengapresiasi langkah seperti ini,” ungkapnya.

Selain itu, untuk mengapresiasi kerja-kerja PT Pos dalam menyalurakan BST kepada warga maka Fomapeta  melakukan diskusi during dengan tema Dampak dan Manfaat BST. Diskusi melalui zoom yang dipandu oleh Abdullah Totona menghadirkan narasumber diantaranya, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Provinsi  Malut,  Zulkifli, Akademisi Unkhair Dr Azis Hasym, Kepala Kantor Pos Cababang  Ternate Muhammad Subhan dan Sekretaris DPD KNPI Provinsi Malut, M Ardiansyah.

Dari hasil diskusi setidaknya ada dua hal yang disimpulkan, pertama Bansos merupakan kehadiran negara untuk melindungi masyarakat dari kemungkinan terjadinya resiko sosial dan meningkatkan kemampuan ekonomi. Kedua, pemberian Bansos telah berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan, apalagi di dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, namun demikian masih perlu dilakukan perbaikan lebih lanjut untuk meningkatkan dampak positif dan efektivitas berbagai program Bansos dalam pengentasan  kemiskinan dan pengurangan ketimpangan. (*)

Pos terkait