Polda Malut Lengkapi Berkas Kasus Korupsi ADD dan DD Pulau Taliabu

  • Whatsapp
Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Penyidik Direktorat Reserse Kiriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut), kini sedang melengkapi berkas perkara kasus dugaan korupsi anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2017.

Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan mengaku kini penyidik sedang memenuhi petunjuk jaksa atas kasus yang diduga merugikan negara senilai Rp 4,26 miliar ini.

Bacaan Lainnya

“Penyidik masih melanjutkan proses penyidikan dalam rangka pemenuhan petunjuk Jaksa (P-19),” kata Adip  saat dikonfirmasi KabarMalut, Senin (9/8/2020).

Kasus dengan tersangka Agumaswaty Toyib Koten, kata Adip, penyidik juga sedang melakukan koordinasi kembali dengan Badan Pemeriksaan Keuagan (BPK) dalam rangka pelaksanaan penghitungan kerugian negara.

“Penyidik sedang melakukan kordinasi dengan BPK,” terangnya.

Adip juga menambahkan meski Kepala Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah, Pulau Taliabu, Agumaswaty Toyib Koten ditetapkan sebagai tersangka namun hingga kini tersangka belum ditahan oleh penyidik.

“Penahanan itu hal yang subjektif selama tersangka tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatannya, sehingga penyidik berkeyakinan terhadap tersangka tidak dilakukan penahanan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, pencairan ADD dan DD tahap satu tahun 2017 dengan cara ditransfer ke perusahaan atas nama CV Syafaat  Perdana yang merupakan badan usaha milik tersangka Agumaswaty Toyib Koten. Dari total anggaran untuk 71 desa pada 8 kecamatan, dilakukan pemotongan sebesar Rp 60 juta setiap desa. (*)

Pos terkait