166 Kendaraan Penunggak Pajak di Ternate Terjaring Razia

  • Whatsapp
Anggota Satlantas Polres Ternate bersama Samsat menilang salah satu kendaraan yang menunggak pajak (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Sebanyak 166 kendaraan penunggak pajak, baik roda dua maupun empat terjaring razia gabungan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Menunggal Satu Atap (Samsat) bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ternate. Tidak hanya kendaraan pribadi, kendaraan dinas (plat merah) pun ikut terjaring dalam razia kali ini.

“Terjaring sebanyak 166  kendaraan, baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat,”  ungkap Kepala Tata Usaha (KTU) Samsat Kota Ternate, Maisara Absama saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2020).

Bacaan Lainnya

Maisara mengaku operasi rutin yang difokuskan pada kendaraan penunggak pajak ini akan berlangsung selama sepakan. Bagi masyarakat yang merasa pajak kendaraanya tertunggak, diminta agar segera untuk mengurusi atau membayar.

“Jangan sampai operasi razia gabungan yang dilakukan ini bisa terjaring razia akibat pajak kendaraanya tertunggak,” kata Maisara.

Dalam pelaksanaan razia ini, lanjut Maisara, Samsat hanya menindak kendaraan yang pajaknya sudah jatuh tempo. Sementara kendaraan yang menunggak pajak, langsung ditilang oleh anggota Satlantas.

Bahkan karena dalam razia ini, ditemukan banyak kendaraan plat luar yang menunggak pajak dan bebas berkeliaran di wilayah hukum Kota Ternate.

“Banyak kendaraan dengan plat luar juga terjaring razia dan itu pajaknya mereka tidak bayar di Samsat Ternate,” akunya.

Sementara Kasat Lantas Polres Ternate, AKP Setiaji Nor Atmojo Geram mengatakan Satlantas Polres Ternate selalu siap membantu Samsat Ternate untuk melakukan penertiban terhadap kendaraan yang pajaknya tertunggak. Hal ini bertujuan hanya semata-mata meningkatkan pendapatan daerah dan taat terhadap aturan hukum yang berlaku.

“Saya berharap kepada masyarakat Kota Ternate agar bisa taati aturan dengan wajib membayar pajak,” singkatnya. (*)

Pos terkait