Di Tengah Pandemi Covid-19, PAD Pulau Taliabu Alami Peningkatan

  • Bagikan
Kepala BPPKAD Pulau Taliabu, Irwan Mansur (Hamsan/KabarMalut)

BOBONG – Meski di tengah pandemi Covid-19, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2020, tidak berkurang tetapi mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama tahun 2019 silam.

“Jadi untuk PAD kita di tahun 2020 ini ada peningkatan dibandingkan dengan tahun 2019 lalu. Tahun 2019 lalu itu per Januari sampai Agustus itu PAD kita ada diangka Rp 874.449.293, sementara tahun 2020 PAD kita berada di angka Rp 3.013.678.158. Jadi ada peningkatan sekitar 4,22 persen,” kata Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pulau Taliabu, Irwan Mansur kepada KabarMalut di ruang kerjanya, Kamis (10/9/2020).

Sementara itu, Kepala Bidang Pendapatan BPPKAD Pulau Taliabu, Andre mengaku meski ada peningkatan PAD, tetapi masih ada banyak sektor pendapat yang belum digarap secara maksimal akibat dari terkendalanya regulasi.

“Jadi memang kita di bagian pendapatan ini masih terkendala dengan regulasi, karena masih banyak sektor PAD yang kita belum sentuh sama sekali, seperti pajak retribusi, banyak sektor usaha yang kita bisa menarik retribusi, ya tapi lagi-lagi belum ada perdanya, jadi kita mau bikin bagaimana,” ungkap Andre.

Untuk itu, Andre berharap pada semester dua tahun 2020 dan pada tahun 2021 nanti bagian pendapatan akan bekerja lebih maksimal lagi meningkat PAD di Pulau Taliabu.

“Insya Allah pada tahun 2021 nanti kami akan genjot PAD lebih besar lagi dari tahun ini,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut