KPU Tetapkan Dua Paslon di Pilkada Halsel

  • Whatsapp
Pleno Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan oleh KPU dan diawasi Bawaslu (Istimewa)

LABUHA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, secara resmi menetapkan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Halsel. Rapat pelno penetapan ini dilakukan KPU di ruang aula Husni Kamil Malik sekitar pukul 09:00 WIT.

Pleno ini dilakukan tertutup hanya dihadiri Bawaslu Halsel sebagai lembaga pengawas penyelenggara Pilkada. Pleno yang dipimpin langsung Ketua KPU Darmin Hi Hasim ini menetapkan dua pasang calon yakni Helmi Umar Muchsin-La Ode Arfan dan Usman Sidik-Hasan Ali Bassam Kasuba.

Bacaan Lainnya

Ketua KPU Darmin Hi Hasim menjelaskaan, setelah ditetapkan dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati, selanjutnya KPU didampingi Bawaslu menghantarkan Surat Keputusan (SK) Penetapan tersebut ke masing-masing pasangan calon.

“SK penetapannya kami bersama Bawaslu antara langsung ke masing-masing Paslon,” kata Darmin saat ditemui di kantor KPU, Rabu (23/9/2020).

Darmin mengaku alasan pleno penetapan pasangan calon dilakukan tertutup, karena dalam pelaksanaan tahapan Pilkada, KPU berkomitmen menerapkan protokol kesehatan. Jadi, pada saat tahapan pleno penetapan dan penyerahan SK penetapan KPU tidak mengundang pasangan calon.

“Kalau kita undang pasangan calon pasti akan ada arak-arakan pendukung dari pasangan calon, kami hindari itu. Selain itu kami juga menjalankan filosofi KPU melayani maka SK penetapan pasangan calon kami bersama Bawaslu antar langsung ke Paslon,” tutur Darmin.

Ketua KPU Halmahera Selatan, Darmin Hi Hasim menyerahkan SK Penetapan Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati, Helmi Umar Muchsin-La Ode Arfan (Istimewa)

Darmin menambahkan, setelah dilakukan penetapan pasangan calon, tahapan selanjutnya dilakukan pencabutan nomor urut pasangan calon yang dijadwalkan pada Kamis 24 September besok. Dalam pencabutan nomor urut itu, dilakukan pleno terbuka. Namun KPU tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kami undang nanti hanya pasang calon dan tim kampanye tiga orang beserta Forkopimda,” tutup Darmin.

Sementara Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antara Lembaga (PHL) Bawaslu, Halsel Rais Kahar menegaskan seluruh tahapan Pilkada tahun 2020 ini tetap mengedepankan protokol kesehatan. Hal tersebut telah diatur dalam peraturan pelaksanaan Pilkada dari Bawaslu RI maupun KPU RI.

“Kita punya tanggung jawab menjaga Pilkda berlangsung lancar dan tidak berefek tidak baik-baik kami penyelenggaraan,” tutup Rais.

Pos terkait