Tim Hukum Hello Humanis Gugat KPU Halsel

  • Whatsapp
Tim Kuasa Hukum elmi Umar Muchsin dan Wakil Bupati La Ode Arfan saat menyerahkan dokumen laporan di Kantor Bawaslu Halmahera Selatan (Istimewa)

LABUHA – Tim Kuasa Hukum Pasang Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Helmi Umar Muchsin-La Ode Arfan (Hello Humanis), mengajukan permohonan gugatan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Bawaslu Halsel.

Hello Humanis menggugat keputusan KPU Halsel nomor: 309/PL.02.3-Kpt/8204/KPU-Kab/IX/2020 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Halsel tahun 2020. Laporan gugatan diserahkan Ketua Tim Kuasa Hukum Hello Humanis, Iskandar Joisangaji bersama dua rekannya Taufik Syahri Layn dan Muhammad Thabrani yang berlangsung di kantor Bawaslu Halsel, Jumat (25/9/2020).

Bacaan Lainnya

Ketua Tim Kuasa Hukum Hello Humanis, Iskandar Joisangaji mengaku gugatan yang diajukan ini berkaitan dengan verifikasi atas salah satu syarat calon dalam hal ini ijazah/STTB milik pasangan calon. Verifikasi dimaksud, lanjut Iskandar, bukan dilihat sebagai pemalsuan dokumen yang berujung pada dimensi hukum pidana, tetapi didudukan sebagai suatu permasalahan administrasi hukum Pemilu.

“Permasalahan terkait syarat calon tersebut harus diuji di Bawaslu,” kata Iskandar.

Iskandar merasa optimis dengan bukti yang diajukan ke Bawaslu atas sengketa pemilihan, sehingga untuk saat ini belum mau berspekulasi karena masih dalam proses.

“Yang jelas kami telah mengajukan dan kami memiliki bukti yang kuat untuk diuji di Bawaslu,” jelasnya.

Laporan yang diterima Bawaslu Halsel ini, tercatat ada 9 poin syarat dokumen yang dimasukkan Tim Hukum Hello Humanis dalam bentuk cetak (hard copy) dan  digital (sof copy).

Terpisah, Kordiv HPP Bawaslu Halsel, Asman Jamil Terkait ketika dikonfirmasi mebenarkan terlah menerima laporan gugatan dari Tim Hukum Hello Humanis. Bahkan laporan tersebut sudah diberikan tanda terimah laporan.

“Laporan yang diajukan Tim Kuasa Hukum Helmi-La Ode, Bawaslu Halsel melalui staf HPP sudah menerima lansung laporannya,” tandasnya.

Sesuai prosedur,  lanjut Asman, laporan akan dikajih terlebih dahulu oleh Bawaslu untuk menentukannya.

“Terkait proses tindaklanjutnya nanti kami melakukan telaah atau verifikasi terkait dasar laporannya, sesuai prosedur,” pungkasnya. (*)

Pos terkait