Ambruk Dihantam Banjir, Polda Malut Bakal Kroscek Proyek Jembatan Senilai Rp 30 M di Morotai

  • Whatsapp
Jembatan di Desa Hapo dan Desa Titigogoli yang dihantam banjir (Istimewa)

TERNATE – Proyek pembangunan jembatan di yang menghubungkan Desa Hapo dan Desa Titigogoli Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, ambruk dihantam banjir pada Jumat (2/10) lalu. Polda Maluku Utara (Malut) merencanakan bakal mengkroscek proyek senilai Rp 30 miliar milik Balai Jalan dan Jembatan Wilayah IX Maluku dan Maluku Utara.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Malut, Kombes Pol Alfis Suhaili mengaku pihaknya secera kroscek proyek yang dialokasi pada APBD tahun 2020 yang masih dalam proses pekerjaan ini.

Bacaan Lainnya

“Nanti kita lakukan pengecekan sampai sejauh mana ini, tetapi yang jelas kita akan cek ke pihak Satker dan PPK sampai sejauh mana proses proyek jembatan tersebut,” ujar Alfis ketika dikonfirmasi KabarMalut, Selasa (20/10/2020).

Karena proses pekerjaan masih berlangsung, Alfis mengaku telih dahulu dilakukan penilain pekerjaan dan mencari tahu apakah nanti ada memperbaikan dari kontraktor pekerjaan atau tidak pasca ambruk.

“Nanti kita cek, apakah pekerjaan proyek jembatan tersebut akan diperbaiki atau tidak, tetapi saya rasa proyek jembatan baja ini akan diperbaiki kembali,” akunya.

Polda Malut sendiri sudah sempat berkoordinasi dengan pihak Balai Jalan dan Jembatan Malut, hasilnya dijanjikan pekerjaan tersebut akan diperbaki dari awal lagi.

“Kondisi alam sekarang curah hujan sangat tinggi, jadi dari pihak Balai Jalan akan memperbaiki jembatan secepatnya,” pungkasnya. (*)

Pos terkait