Terbukti Lakukan Pelanggaran, Bawaslu Rekomandasikan 13 ASN Taliabu ke KASN

  • Bagikan
Penyerahan rekomendasi Bawaslu Pulau Taliabu ke KASN (Istimewa)

BOBONG – Sebanyak 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, terbukti melakukan pelanggaran atau terlibat berpolitik praktis. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pulau Taliabu pun merekomendasikan 13 ASN tersebut ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk diberikan sanksi.

Kordinator Devisi Hukum, Penindakan dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Pulau Taliabu, Mohtar Tidore mengaku ke-13 ASN di lingkup Pemda Pulau Taliabu tersebut secara sah terbukti melakukan pelanggaran netralitas ASN dalam Pilkada Pulau Taliabu tahun 2020.

“Jadi ke 13 ASN ini terbukti secara sah melakukan pelanggaran netralitas ASN, pelanggaran yang mereka lakukan yaitu, mereka me-like postingan gambar dan tulisan calon bupati dan wakil bupati kedua pasangan calon yang berbau politik,” kata Mohtar  saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya, Senin (09/11/2020).

Mohtar mengatakan, rekomandasi ke KASN dilakukan setelah pengkajian antara Bawaslu dan Gakkumdu.

“Jadi setelah kami lakukan pengkajian ke 13 ASN ini terbukti bersalah dan memenuhi unsur pelanggaran, sehingga kami keluarkan rekomandasi ke KASN,” terangnya.

Pihak KASN sendiri, tamba Mohtar, kini sedang mengkaji rekomendasi dari Bawaslu Pulau Taliabu. Maka hasilnya kelak seperti apa belum diketahui.

“Sementara mereka (KASN) telah mengkaji rekomandasi itu dan kita tunggu saja hasil rekom mereka nanti seperti apa,” pungkasnya.

Beriku nama 13 ASN di lingkup Pemda Pulau Taliabu yang direkomandasikan ke KASN.

Dasianto Ganena, Jawiu Rahama, Muhammad Sabir, Ahmat Madifolio, Halim Kaimudin, Ivan Herlan Defretes, Budiyanto Muhdi, Hartati Abdul, Swietha Lumingkewas, Hi Aliaty Maundu, Dion Rahayaan, Citra Puspa Sari Mus dan Darwin La Olu. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut