65 KK Warga Desa Ngoli Belum Terima Beras Bantuan Covid-19

  • Bagikan
Warga Desa Ngoli, Eca (Hamsan/KabarMalut)

BOBONG – Sebanyak 65 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Ngoli, Kecamatan Taliabu Selatan, hingga kini belum menerima bantuan bantuan beras dampak Covid-19 dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Taliabu. Padahal bantuan tersebut telah selesai dibagikan oleh Pemda beberapa bulan lalu.

“Sampai sekarang kami belum terima bantuan beras Covid-19 itu, di sini ada 65 KK kami semua belum terima. Kami juga tidak tahu alasannya apa, yang mereka (Pemda) kasih itu cuman uang Rp 150 ribu saja,” kata salah satu warga Desa Ngoli, Ece Dodobu kepada KabarMalut, Senin (23/11/2020).

Eca mengaku Camat Taliabu Selatan, Jon Bugis pernah menganyampaikan ke warga bahwa beras bantuan tidak dapat dibagikan ke warga karena rusak (basah).

“Pak camat sempat bilang kalau beras itu akan diganti karena beras itu basa jadi tidak bisa dibagikan ke masyarakat Desa Ngoli, tapi sampai saat ini sudah mau 1 tahun ini beras itu mereka belum kasih,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu, Sutomo Teapon saat dikonfirmasi mengaku belum disalurkan beras bantuan Covid-19 ke warga Desa Ngoli disebabkan beras yang diberikan ke warga telah rusak karena basah.

“Makanya tidak bisa kasih karena beras itu basah dan rusak,” kata Sutomo.

Terkait kapan akan dilakukan pergantian dan disalurkan kembali ke warga yang belum menerima, Sutomo tidak bisa memastikan karena menjadi tanggung jawab Dinas Perindagkop-UKM.

“Jadi kalau soal kapan diberikan nanti tanya langsung saja ke Mulis Soamole, Kepala Dinas Perindakop dan UKM,” pungkasnya.

Kepala Dinas Perindagkip-UKM, Mulis Soamole sendiri hingga kini belum bisa dikonfirmasi karena no telepon pribadinya berada diluar jangkauan.

Untuk diketahui, bantuan Covid-19 yang berasal dari Pemda Pulau Taliabu Taliabu yang disalurkan ke seluruh masyarakat terkena dampak Covid-19  berupa beras 25 kg dan uang tunai Rp 150 ribu per KK. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut