Penyerahan Program Sosial BI Dapat Apresiasi Gubernur Malut

  • Bagikan
Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba menyerahkan Program Sosial BI Paket Sarana Pembelajaran secara simbolis (Istimewa)

TERNATE – Penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (BI) telah mendapat apresiasi baik dari Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Ghani Kasuba, terutama di bidang pendidikan. Hal ini diungkapkan langsung saat menyampaikan sambutan dalam Penyerahan Program Sosial Paket Sarana Pembelajaran di aula Kantor Perwakilan BI Malut, Kota Ternate, Rabu (10/2/2021).

Program bantuan yang berupa sarana pembelajaran seperti, laptop, modem wifi, proyektor dan pulsa, tentunya sangat memberikan dampak positif, khususnya dalam mendukung proses belajar mengajar di perguruan tinggi atau sekolah-sekolah yang menerima bantuan tersebut.

“Terutama pada saat ini, kita masih berada di masa pandemi Covid-19, yang mempengaruhi aktivitas dunia pendidikan, dengan sistem belajar mengajar yang belum sepenuhnya pulih, masih menerapkan sistem jarak jauh, dalam jaringan, luar jaringan, serta pembatasan tatap muka,” kata Abdul Ghani.

“Program Sosial BI ini, selain sebagai bentuk kepedulian, juga mampu menjadi wadah silaturahmi sekaligus sosialisasi, baik kepada Pemda maupun masyarakat, tentang program-program spesifik menyangkut tugas dan fungsi Bank Indonesia selaku Bank Sentral,” sambungnya.

Gubernur juga berharap kedepannya, bantuan kerjasama ini lebih ditingkatkan lagi, dengan jumlah sekolah penerima bantuan lebih banyak, sehingga dapat mendukung kelancaran proses belajar mengajar dan dapat meningkatkan kualitas dunia pendidikan di era digital ini.

“Untuk lembaga pendidikan selaku penerima bantuan ini, agar dapat menjaga sekaligus memanfaatkan secara optimal,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Malut, Jeffri Dwi Putra dalam sambutannya mengatakan Program Sosial ini merupakan salah satu implementasi dari mendorong SDM unggul, penyerahan sarana pembelajaran tersebut merupakan program serentak dari BI di seluruh kantor perwakilan.

“Jadi bantuan paket sarana dan prasarana kegiatan belajar ini diberikan kepada Sekolah Dasar, kemudian Madrasah Ibtidaiyah sederajat, SMP atau Madrasah Tsanawiyah, kemudian SMA atau Madrasah Aliyah sederajat dan perguruan tinggi di seluruh kantor-kantor perwakilan Bank Indonesia,” ungkapnya.

Lanjut Jeffri, di Malut pihaknya telah memilih 16 lembaga pendidikan yang masing-masing penerima akan mendapatkan tiga paket sarana pendidikan.

“Tiga paket untuk masing-masing penerima dimana satu paket tersebut terdiri atas laptop, modem wifi, layar proyektor serta pulsa wifi selama tiga bulan ini,” jelas Jeffri.

Jufri berharap di masa-masa pandemi ini, implementasi protokol kesehatan di dunia pendidikan juga harus dijaga.

“Meskipun apa yang telah kami berikan ini nilainya barangkali tidak seberapa, namun bisa mendukung berjalannya program pendidikan di Maluku Utara dengan baik,” harapannya.

Untuk diketahui, 16 lembaga pendidikan yang menerima bantuan sosial diantaranya, SD Negeri 8 Kota Ternate, SD Negeri 12 Kota Ternate, SD Negeri 19 Kota Ternate, SD 44 Kota Ternate, SMP Negeri 3 Kota Ternate, SMP Negeri 7 Kota Ternate, MTS Harisul Khairaat Tidore Kepulauan, SMP Negeri 1 Halsel, SMA Negeri 10 Kota Ternate, SMK Negeri 5 Kota Ternate, SMK Negeri 1 Kota Tidore, SMA Negeri 2 Halmahera, Politeknik Sains dan Teknologi Wiratama Malut Ternate, Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan Banau Halbar, Politeknik Perdamaian Halut dan Universitas Pasifik Morotai.

Kegiatan penyerahan bantuan sosial yang diserahkan secara simbolik juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Malut, M Al Yasin Ali, Walikota Ternate Burhan Abdurrahman dan Kadis Pendidikan Malut yang diwakili oleh Kabid SMA Malut beserta para penerima dari masing-masing lembaga pendidkan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut