Gaji Belum Dibayar, Karyawan PT Langgang Buana Perkasa Mogok Kerja

  • Bagikan
Akibat mogok kerja barang bagasi tidak dimuat (Istimewa)

TERNATE – Karyawan PT Langgang Buana Perkasa (LBP) yang beroperasi di Bandarah Sultan Baabullah Ternate, Maluku Utara (Malut), bidang pelayanan service atau pelayanan pesawat udara di darat serta Counter Check In sampai dengan bongkar muat barang penumpang, mogok kerja lantaran belum membayar gaji karyawan.

Salah satu sumber enggan disebut namanua mengaku, karyawan kerja berat di perusahan jasa yang bergerak bidang pelayanan service atau pelayanan pesawat udara di darat serta Counter Cek Inn namun upah pekerjaan tersebut tidak sesuai di lapangan sihingga karyawan mogok kerja.

“Gaji kami tertundah beberapa bulan lalu kemudian gaji kami juga ketika di terima tidak sesuai sehingga kami mogok kerja,”kata salah satu sumber kepada kabarmalut,Minggu (21/3/2021).

Ia menyebutkan, gaji keryawan teman-teman lain hanya 600 ribu dan 800 itu juga gaji ada berfariasi, sesuka pimpinan yang mau kase ke karyawan, tadi karyawan mogok pada saat pesawat garuda indonesia tiba di bandara.

Kami mogok kerja di pesawat garuda indonesia,sebab pesawat garuda indonesia jika di komplen langsung ke pusat agar di tindak lanjuti.

“Kami minta kepada pimpinan PT Langgang Buana Perkasa segera membayar upah kerja dan menaikan gaji karyawan,”tegasnya.

Sementara salah seorang koordinator gudang PT Langgang Buana Perkasa Muhammad mengatakan, terkait dengan mogok karyawan dirinya tidak tau sama sekali.

“Kalau untuk karyawan di gudang PT Langgang Buana Perkasa itu aman-aman saja,”singkatnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut