Kejari Morotai Periksa Dua Mantan Kepala DPMD

  • Bagikan
Mantan Kepala DPMD Pulau Morotai, Nursina A Kadir menghindari wartawan usai pemeriksaan (Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Dua mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Kepulauan Mororai atas dugaan korupsi anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun 2017, 2018 dan 2019.

Pantauan KabarMalut, kedua  pejabat itu diperiksa di ruang  Intel dan ruangan Pidsus pada Jumat (9/4/2021).

Mantan Kepala DPMD Nursina A. Kadir diperiksa sekitar 6 jam dari pukul 09:30-17:00 WIT. Sementara salah satu rekannya yang juga merupakan mantan Kepala DPMD yakni Basri Hamaya diperiksa usai shalat jumat atau tepatnya pukul 14:00-18:00 WIT.

Nursina A Kadir ketika dicegat wartawan untuk di wawancari  tidak mau memberikan pertanyaan wartawan bahkan ia dengan cepat langsung menahan bentor dan dengan singkat mengatakan dalam pemeriksan itu ia hanya dimintai keterangan oleh jaksa.

“Saya cuman dimintai keteragan, maaf ya belum bisa komentar,” singkat Nursina langsung dengan cepat menaiki bentor.

Sementara Basri Hamaya usai diperiksa mengaku hal yang sama dalam pemeriksaa itu ia juga dimintai keteranagn terkait anggaran BUMDes.

“Terkait dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh kejaksaan ya pada prinsipnya kita menyampaikan apa adanya, apa yang saya alami itu yang saya sampaikan, tidak menambah tidak mengurangi,” ungkpa Basri.

Sementara itu juga Kejaksaan Negeri Kepulauan melalui Kasi Intel Asep membenarkan soal pemeriksaan kedua pejabat tersebut.

“Ia benar ada pemeriksaan kedua pejabat untuk dimintai keteragan soal anggaran BUMDes,” pungkas Asep. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut