Jaga Kamtibmas Malut, Kapolda Minta Dukungan Para Tokoh dan OKP

  • Bagikan
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Risyapudin Nursin saat menyampaikan sambutan pada acara Silatuhrahmi Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ormas dan OKP (Istimewa)

TERNATE – Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol Risyapudin Nursin meminta dukungan para tokoh baik tokoh agama, tokoh masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) untuk sama-sama menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Malut. Sebab menjaga Kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab kita semua.

“Mari kita mersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat khususnya di Maluku Utara,” ujar Risyapudin dalam sambutan Silatuhrahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, Ormas/OKP berlangsung di aula Mapolda Malut, Senin (12/4/2021).

Kegiatan yang bertemakan Kemitraan Polri dengan Stakeholder dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Malut khususnya berkaitan dengan tindakan terorisme, radikalisme dan intelorasni, Risyapudin mengarakan baru-baru ini semua mengetahui bahwa Mabes Polri telah melakukan upaya pengamanan dan penangkapan terhadap para teroris, serta kejadian bom bunuh diri yang dilakukan kelompok teroris.

“Hal ini juga membuat perhatian buat kita semua khususnya tokoh-tokoh agama yang ada di Maluku Utara. Paham radikal bercermin pada sikap ekstrim yang berkehendak hati merupakan secara cepat oleh seseorang, sekolompok radikalis,” akunya.

Masalah teroris di Indonesia, kata Risyapudin,  masih merupakan persoalan yang serius walaupun sudah banyak pelaku teror berhasil ditangkap kemudian menjalani proses hukum.

“Mengenai radikalisme memang tidak dapat dipungkuri bahwa ada sekelompok ummat Islam yang menganalogi ekstrim dan melakukan tindakan teror,” tandasnya.

Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Malut, Samlan mengatakan dirinya selaku MUI Malut meminta kepada pihak kepolisian agar mendeteksi dini radikalisme.

“Kami tidak bisa mendeteksi, karena kami tidak punya kemampuan, tidak seperti kepolisian,” singkatnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut