20 Hari Gelar Operasi, Polisi Amankan 276 Orang dalam 167 Kasus

  • Bagikan
Sejumlah orang yang diamankan dalam Operasi Pekat Kieraha 2021 (Istimewa)

TERNATE – Polda Maluku Utara (Malut) dan Polres jajaran melaksanakan Operasi Pekat Kieraha 2021 yang berlangsung selama 20 hari dimulai sejak tanggal 22 Maret sampai dengan 10 April 2021. Operasi dengan tujuan untuk pemeliharaan Kamtibmas dan pencegahan penyakit masyarakat jelang bulan suci ramadhan ini, sebanyak 276 orang diamankan karena diduga terlibat dalam 167 kasus.

“Polda Maluku Utara dan Polres jajaran telah mengamankan 276 orang dalam operasi tersebut dengan berbagai kasus yang diperbuat. Sementara itu jumlah tempat yang sudah dilaksanakan razia sebanyak 175 tempat,” ujar Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Adip Rojikan kepada KabarMalut, Selasa (13/4/2020).

Adip menyebutkan untuk jumlah kasus sebanyak 167 kasus itu terdiri dari 98 kasus Minuman Keras (Miras), 54 kasus prostitusi, 5 kasus perjudian, 6 kasus penyalahgunaan narkoba, 1 kasus lem aibon, 1 kasus petasan, 1 kasus motor bodong/kendaraan tanpa surat-surat dan 1 kasus pencurian.

“Dari keseluruhan kasus yang ditangani Polda Maluku Utara dan Polres jajaran, Personel mengamankan barang bukti Miras berupa 2.428 kantong Cap tikus, 1.308 Botol sedang Cap tikus, 8 botol besar cap tikus, 1.300 liter cap tikus, 251 botol bir bintang, 60 botol bir putih, 306 botol bir hitam, 28 kaleng bir putih, 21 botol anggur merah, 21 botol ciu, 314 kaleng bir, 1 botol akar, 1.350 liter saguer, 8 kantong ciu dan 46 kaleng bir bintang,” kata Adip.

Barang Bukti Miras diamankan Polisi pada Operasi Pekat Kieraha 2021 (Istimewa)

“Tak hanya itu, anggota juga mengamankan barang bukti Miras bermerk lainnya seperti 11 botol Johnie Walker red label, 5 botol Johnie Walker black label, 14 botol The Singleton, 1 botol Captain Morgan, 1 botol King Robert dan 1 botol Royal B,” tambah Adip.

Untuk barang bukti Narkoba yang berhasil diamankan Polisi yakni 7,36 gram ganja dan 3,59 gram sabu. Barang bukti judi dan kasus lainnya yakni uang tunai Rp 3.494.500, 3 buah ATM, 3 rekapan togel, 1 kartu domino, 2 dos petasan, R2 Yamaha Aerox dan Mobil Pick Up Hilux.

“Selanjutnya barang bukti narkoba diamankan, proses dan dilakukan pengembangan, sementara itu untuk kasus lainnya diproses sesuai kententuan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pasangan muda-mudi yang bukan suami istri dilakukan pendataan dan pemanggilan orang tua untuk dilakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi.

Dalam kesempatan ini, Adip mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi kegiatan yang melanggar hukum yang berakibat terganggunya situasi Kamtibmas.

“Mari kita lakukan kegiatan-kegiatan yang positif di bulan suci ramadhan ini, dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT serta menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.  (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut