Cegah Kerumunan,  Disperindag Ternate Keluarkan Kebijakan Baru

  • Bagikan
Kepala Disperindag Kota Ternate, Hasyim Yusuf bersama sejumlah staf melakukan penertiban para pedagang yang beroperasi di sepanjang jalan Revolusi hingga depan Pasar Kieraha (Fahri/KabarMalut)

TERNATE – Dalam rangka menekan angka Covid-19 selama bulan suci ramadhan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Ternate mengeluarkan kebijakan baru terkait penjualan takjil. Salama ini yang terjadi setiap bulan puasa, warga sangat antusias dalam berburu menu berbuka puasa (takjil) di sore hari yang sangat berpotensi terjadi kerumunan massa.

Kepala Disperindag Kota Ternate, Hasyim Yusuf mengaku telah mengeluarkan kebijakan dalam rangka menekan angka Covid-19 ini, penjualan takjil di Kota Ternate selama ramadhan ini dilakukan di tiap-tiap kelurahan. Hal ini menurutnya dapat meminimalisir potensi terjadi kerumunan.

“Jika yang terjadi sebelumnya adalah penjualan takjil hanya difokuskan di titik-titik tertentu seperti pasar, dan ini sangat besar menciptakan kerumunan, sehingga ramadhan tahun ini penjualan dapat dilakukan setiap kelurahan, tetapi memperhatikan protokol kesehatan, dan jangan ambil badan jalan, karena itu dapat menciptakan macet dan kerumunan,” ungkap Hasyim saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/4/2021).

Kepala Disperindag Kota Ternate, Hasyim Yusuf (Fahri/KabarMalut)

Sebelum itu, Hasyim mengatakan telah melakukan penertiban para pedagang yang beroperasi di sepanjang jalan Revolusi hingga depan Pasar Kieraha. Pada penertiban ini pedagang yang dagangannya terlalu memakan badan jalan dengan terpaksa ditertibkan dengan cara dibongkar oleh petugas Disperindag Kota Ternate.

“Kita melakukan penertiban secara keseluruhan terutama di jalan Revolusi sampai pada depan Bank BRI Cabang, kemudian di Muhajirin kita sama-sama dengan Lurah tertibkan langsung, dan di depan Masjid Al-Munawwar juga kita sudah tertibkan sehingga dapat dikatakan sudah agak baguslah,” jelasnya.

Hasyim mengimbau kepada masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan, salalu menggunakan masker pada saat keluar rumah untuk berbelanja. Selain pembeli, penjual juga harus memperhatikan protokol Covid-19.

“Bagi masyarakat, setelah berbelanja dan pulang agar dapat mencuci tangan sebelum masuk ke dalam rumah,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut