Gubernur Malut Resmi Lantik Pj Bupati Halut

  • Bagikan
Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba saat melantik Saifuddin Djuba sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Halmahera Utara (Istimewa).

SOFIFI – Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Ghani Kasuba (AGK) secara resmi melantik Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Malut, Saifuddin Djuba sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dalam rangka menindaklanjut Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor: 131.82-987 tahun 2021, tertanggal 9 April 2021, tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara.

Gubernur AGK mengatakan, pelantikan ini merupakan momentum penting demi penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Halut, guna mengisi kekosongan jabatan bupati definitif sehingga itu dilantiklah penjabat bupati.

“Kita tahu bersama, hingga saat ini proses Pilkada di Kabupaten Halmahera Utara masih berlangsung dan sedang memasuki tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU), sementara masa jabatan bupati definitif telah berakhir,” ungkap AGK dalam sambutan pelantikan yang berlangsung di aula Nuku Lantai II kantor Gubernur Malut, Kamis (15/04/2021).

Dalam SK  Mendagri, lanjut AGK, Penjabat Bupati menjamin kelancaran dan kesinambungan roda pemerintahan, meningkatkan ketentraman dan ketertiban, serta dapat melakukan pengisian pejabat dan mutasi pegawai setelah mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri.

“Selain itu, Penjabat Bupati juga memiliki tugas dan fungsi melaksanakan tugas selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Halmahera Utara,” jelasnya.

Pengusulan dan penunjukan kepada Saifuddin Djuba sebagai Penjabat Bupati, dikarenakan pengalamanya di dalam pemerintahan, disisi lain Saifuddin Djuba juga sebagai putra daerah Hibua Lamo (Halut) yang dinilai dapat meredam situasi politik saat ini.

“Dari kemampuan, faktor koordinasi, faktor pengalaman itu usulan dari kami agar dinamika di Kabupaten Halut bisa ditangani dengan baik,” harapannya.

Sementara itu, Pj Bupati Halut, Saifuddin Djuba dalam kesempatan yang sama mengatakan, lima tugas yang tertuang dalam Permendagri no 131, diantaranya memakmurkan masyarakat dan menjaga ketertiban dan keamanan serta mengontrol tugas KPU dalam melaksanakan PSU nanti.

Lanjut Saifuddin, selain dirinya ditunjuk sebagai Ketua Satgas COVID-19 di Kabupten Halut, ada tiga pesan yang disampaikan oleh gubernur kepadanya, yakni menjaga integritas ASN, menciptakan  SDM unggul dan berkaitan larangan mudik lebaran juga persiapan di tempat-tempat wisata.

“Tiga hal itu perlu akselerasi dan perlu percepatan, dan besok saya akan konsolidasi dengan OPD juga dengan pak Sekda bagaimana konsolidasi internal,” jelasnya.

Dirinya pada awal kerja ini akan bersafari ke tempat-tempat yang melakukan PSU di Halut, guna memantau kesiapan pelaksanaan, yang terpenting menurutnya 1 TPS yang berada di area pertambangan milik PT NHM.

“Saya akan melakukan monitoring ke lokasi PSU untuk memastikan, agar pelaksanaan PSU ini bisa berjalan dengan lancar,” tutupnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut